Kelurahan Gelora Inisiatif Bersihkan Aksi Vandalisme di JPO GBK

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satuan Pelaksana Bina Marga Kelurahan Gelora melakukan pengecatan pada bagian yang sebelumnya tercoret cat hitam akibat aksi vandalisme di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (7/7/2020). (ANTARA/HO/Dokumentasi Kelurahan Gelora)

    Petugas Satuan Pelaksana Bina Marga Kelurahan Gelora melakukan pengecatan pada bagian yang sebelumnya tercoret cat hitam akibat aksi vandalisme di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (7/7/2020). (ANTARA/HO/Dokumentasi Kelurahan Gelora)

    TEMPO.CO, Tangerang- Kelurahan Gelora telah membersihkan coretan cat akibat aksi vandalisme di Jembatan Penyeberangan Orang Gelora Bung Karno  atau JPO GBK pada Selasa malam, 7 Juli 2020.

    "Langsung semalam kita perbaiki, kita sementara cat ulang. Petugas kami kerahkan baik dari Bina Marga dan petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kelurahan," kata Lurah Gelora Nurul Huda saat dihubungi, Rabu, 8 Juli 2020.

    Nurul mengatakan masih ada bagian yang belum diperbaiki dan akan langsung ditangani oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. "Untuk yang 'hand railing' nanti diperbaiki oleh Dinas Bina Marga," kata Nurul.

    Selain PPSU dan Petugas Binas Marga dari Kelurahan Gelora, petugas Kepolisian hadir dalam pengecatan ulang bagian JPO GBK. "Petugas Kepolisian juga datang, mereka melakukan pemeriksaan juga," ujar Nurul.

    Pejalan kaki melintasi JPO Gelora Bung Karno yang memancarkan lampu berwarna bendera Sri Lanka di Jakarta, 23 April 2019. Pemprov DKI Jakarta akan menyetel lampu JPO GBK dengan warna tersebut selama satu pekan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    JPO GBK dirusak dan dicoret-coret dalam aksi vandalisme pada Selasa malam.
    Selain ditemukan coretan, kayu pegangan untuk pejalan kaki juga hilang.

    Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Raden Muhammad Jauhari mengatakan belum menerima laporan terkait aksi vandalisme di JPO GBK. "Belum ada, saya lagi cek ke anggota," kata Jauhari saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat.

    Dia berjanji akan menyelidiki kasus vandalisme yang menyebabkan kerusakan pada JPO GBK yang "instagramable" itu. "Saya selidiki dulu di lapangan seperti apa kebenarannya. Jika benar terjadi perusakan tentu kita proses," tegas Jauhari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.