Lagi, Bocah di Depok Nyaris Jadi Korban Penculikan Anak

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com

    Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Depok -Percobaan penculikan anak dibawah umur sedang ramai dibicarakan oleh masyarakat Kota Depok.

    Belum tuntas kasus percobaan penculikan anak yakni 8 bocah,  beberapa pekan lalu, ada lagi bocah yang diduga hendak diculik.

    Hal itu dialami MA, 7 tahun, warga Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Depok. MA yang sedang asyik bermain disekitar rumahnya tiba-tiba dibekap oleh dua orang pria yang menggunakan sepeda motor.

    “Saya lagi main bulutangkis, tiba-tiba mulut saya dibekap pake tisu,” kata MA menceritakan kronologi kejadian, Rabu 8 Juli 2020.

    Saat kejadian, MA sedang bermain bersama teman sepantarannya pada Selasa 7 Juli 2020 sekitar pukul 20.30 malam. Teman MA yang melihat kejadian tersebut merespon dengan cepat

    “Saya denger temen saya teriak, langsung orang-orang itu pada kabur,” kata MA.

    MA tidak melihat jelas kedua pria tersebut, yang diingat hanya terduga pelaku menggunakan sepeda motor matik berwarna hijau.

    “Aku nggak inget, soalnya pas dibekap aku pusing,” kata MA.

    Salah seorang teman korban, M (8) mengatakan, MA dibekap sambil diangkat oleh para pelaku. “Aku langsung teriak, dan pukul pake raket,” kata M.

    Mendengar teriakan para bocah, kedua pelaku berhasil kabur dan MA diselamatkan.

    Hingga berita ini diturunkan, orang tua MA belum melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. “Saya sih yang penting anak saya selamat, dan saya harap ini bisa jadi perhatian,” kata orang tua MA.

    Sebelumnya, 8 anak di Kota Depok juga sempat menjadi korban penculikan anak  namun berhasil digagalkan. Kedelapan bocah tersebut sudah sempat dibawa ke pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Aparat Polres Metro Depok telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan sebarkan sketsa pelaku, namun hingga kini belum bisa terungkap.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.