PPDB Jakarta Tahap Akhir, Orang Tua Mengincar Kursi Kosong

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani warga yang melaporkan anaknya usai lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 melalui jalur zonasi di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa 30 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta menetapkan tahap pelaporan diri siswa yang lolos seleksi PPDB zona zonasi berakhir pada Selasa siang dan dilanjutkan PPDB tahap akhir apabila terdapat sisa kuota di sekolah dengan hanya diperuntukkan bagi calon siswa beridentitias diri asal Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Petugas melayani warga yang melaporkan anaknya usai lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 melalui jalur zonasi di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa 30 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta menetapkan tahap pelaporan diri siswa yang lolos seleksi PPDB zona zonasi berakhir pada Selasa siang dan dilanjutkan PPDB tahap akhir apabila terdapat sisa kuota di sekolah dengan hanya diperuntukkan bagi calon siswa beridentitias diri asal Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 8 Jakarta, Roni Saputro mengatakan bahwa banyak orang yang datang ke sekolahnya bertanya tentang kursi kosong yang tersisa ketika Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jakarta tahap akhir dibuka Selasa, 7 Juli 2020. "Banyak yang datang tanya kursi kosong," kata Roni, ditemui ketika menuju masjid sekolah itu, Rabu, 8 Juli 2020.

    Salah satu yang datang menemui Roni adalah Novi. "Saya datang mau tanya, ada bangku kosong enggak selesai jalur terakhir ini," kata Novi yang datang dengan putrinya terlihat tenang mendengar penjelasan Roni, Ketua Panitia PPDB SMA Negeri 8 itu.

    Novi dan putrinya Mazaya, baru beranjak setelah menerima keterangan Roni yang duduk menghadap Roni. "Kata wakilnya (Roni), nanti lihat selesai pendaftaran jam 3 ini," ujar Novi. Mazaya baru lulus sekolah menengah pertama tahun ini.

    Menurut Roni, SMA Negeri 8 merupakan sekolah unggulan yang diminati banyak orang. Sebab, kata dia, sekolah yang dinakhodai Rita Hastuti ini sudah dikenal secara akdemis dan dikenal Perguruan Tinggi Negeri. "Jadi masyarakat suka karena output-nya banyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri," kata dia.

    Sekolah yang berada di Jalan Taman Bukit Duri 2,  Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, itu menyediakan 45 kuota PPDB tahap akhir. Mereka yang lolos dalam tahap akhir ini akan mengisi 8 kelas jurusan IPA dan 1 kelas IPS. Tahap akhir yang dibuka sejak kemarin berakhir pukul 03.00, Rabu, 8 Juli.

    Sebelumnya kuota PPDB SMA Negeri 8 pada tahap awal tersedia 324 bagi pendaftar. Pendaftar di SMA 8 di tahap akhir ini sebanyak 356 orang. Namun, yang diterima 42 untuk jurusan IPA dan 3 pendaftar di jurusan IPS.

    Untuk jurusan IPA, nilai akhir tertinggi diperoleh Farrel Nurhamizan Widyahartono dari SMP Negeri 115, dengan angka 8801.280. Sementara Naja Kayla peroleh angka terendah, 8348.160.

    Perolehan nilai tertinggi jurusan IPS Faiza Alya Zakira Zein dari SMP Islam Al Azhar 1, dengan nilai akhir 8349.760. Adapun nilai terendah diperoleh Gladys Challista Sitorus dengan jumlah 8248.880.


    IHSAN RELIUBUN | ENDRI KURNIAWATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto