Wali Kota Rahmat Effendi: Bekasi Sudah Aman Covid-19

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meninjau Mal Revo yang mulai beroperasi lagi hari ini. Tempo/Adi Warsono

    Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meninjau Mal Revo yang mulai beroperasi lagi hari ini. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan angka kematian pasien positif Covid-19 di wilayahnya sudah nol persen. Karena itu, pemerintah daerah meyakini aktivitas normal dengan kebiasaan baru sudah aman.

    "Sudah hijau, kalau ada kasus-kasus baru, infrastruktur kita terpenuhi. Jadi enggak perlu khawatir, makanya jangan melawan Covid-19, tapi aman dari Covid-19," kata Rahmat Effendi di Bekasi pada Rabu, 8 Juli 2020.

    Pemerintah daerah sekarang tengah melakukan uji coba tatanan kehidupan baru masyakat produktif aman Covid-19. Tahap pertama dimulai dari awal Juni lalu sampai dengan 2 Juli, kemudian diperpanjang sampai 2 Agustus mendatang.

    Suasana simulasi saat siswa memasuki sekolah, menjelang kebijakan new normal di Sekolah Nasional Satu (Nassa School) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 24 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Rahmat mengatakan, pemerintah telah menyiapkan berbagai infrastuktur kesehatan seperti rumah sakit khusus isolasi pasien Covid-19 dengan kapasitas 117 tempat tidur di RSUD Kota Bekasi, lalu alat pendeteksi virus mulai rapid test dan PCR atau polymerase chain reaction.

    Rahmat mengatakan, berdasarkan data dan analisis Dinas Kesehatan Kota Bekasi bahwa angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di wilayahnya sudah 100 persen. Sedangkan, angka kematian sekarang nol persen. "Artinya Kota Bekasi sudah aman," kata dia.

    Situs corona.bekasikota.go.id per hari ini mencatat jumlah kasus aktif Covid-19 sebanyak sembilan orang. Pasien merupakan warga Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Jatiasih, Medansatria, dan Rawalumbu. Adapun pasien dalam pengawasan nihil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.