Semua Pasar Tradisional di Kota Tangerang Disemprot Disinfektan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan di Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang Sabtu 11 Januari 2020. TEMPO/Ayucipta

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan di Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang Sabtu 11 Januari 2020. TEMPO/Ayucipta

    TEMPO.CO, Tangerang - Seluruh pasar tradisional di bawah Perusahaan Daerah Pasar Kota Tangerang akan disemprot disinfektan untuk memutus penyebaran Covid-19. Penyemprotan disinfektan itu dilakukan PD Pasar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    Direktur PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati mengatakan, ada sembilan pasar yang dilakukan penyemprotan disinfektan, yakni Pasar Anyar, Pasar Malabar, Pasar Ramadani, Pasar Bandeng, Pasar Gerendeng, Pasar Poris dan Pasar Jatiuwung, Pasar Cibodas, dan Pasar Jatake.

    "Sebagai upaya dalam memutus penyebaran COVID-19, kita ingin memastikan jika pasar-pasar tradisional dalam keadaan bersih. Maka itu, kita lakukan penyemprotan," katanya di Tangerang Kamis 9 Juli 2020.

    Titien mengatakan kegiatan penyemprotan disinfektan di pasar tradisional ini disambut baik oleh pedagang dan juga pembeli karena memberikan rasa aman saat proses jual beli.

    PS Pasar Kota Tangerang tetap mengimbau penjual untuk selalu menjaga kebersihan dan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan. Untuk pembeli diharapkan selalu menjaga jarak serta memakai masker. "Kami berikan imbauan kepada pedagang agar selalu menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

    Selain melakukan penyemprotan disinfektan, PD Pasar Kota Tangerang juga menggelar tes cepat Covid-19 di pasar tradisional dengan sasaran penjual dan pembeli. "Kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui puskesmas," kata Titien Mulyati.

    Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pelaksanaan kegiatan dengan sasaran keramaian seperti di pasar tradisional adalah bagian dari upaya memutus penyebaran Covid-19 di masa transisi new normal. "Kami meyakini bahwa pelaksanaan rapid test yang disebar pada beberapa lokasi tersebut bisa mendeteksi dini jika ada warga yang terpapar covid-19 kemudian berkunjung ke tempat-tempat keramaian. Untuk hari ini telah disiapkan alat rapid test sebanyak 100 buah," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.