Anies Baswedan Sebut 66 Persen dari Kasus Baru Covid-19 Merupakan OTG

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anies Baswedan. Instagram

    Anies Baswedan. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan 66 persen dari kasus positif Covid-19 baru di Ibu Kota merupakan orang tanpa gejala atau OTG. Para OTG itu ditemukan berdasarkan pelacakan kasus secara aktif atau active case finding yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, klinik, maupun puskesmas. 

    “Dia tidak sadar bahwa sudah terekspos. Artinya kalau saja mereka tidak kami datangi, tim puskesmas tidak melakukan testing, barangkali yang bersangkutan tidak pernah merasa bahwa positif, bahwa dia membawa virus Covid-19,” ujar Anies dalam video yang ditayangkan di akun Youtube Pemprov DKI Jakarta pada Ahad, 12 Juli 2020. “Berbeda kalau positif yang kita temukan adalah yang sakit, yang datang ke Rumah Sakit, datang ke puskesmas."

    Anies Baswedan mengingatkan warga DKI Jakarta agar lebih disiplin lagi dalam menjaga diri dari paparan Covid-19. Selama sepekan ke belakang Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat tiga kali rekor tertinggi penambahan kasus positif Covid-19 baru. Penambahan hari ini menjadi yang paling  tinggi dengan 404 kasus positif Covid-19 baru. 

    Adapun dua rekor penambahan sebelumnya terjadi pada 5 Juli, di mana 256 kasus positif Covid-19 baru ditemukan dan 359 kasus pada 11 Juli kemarin. Menurut Anies, jumlah penambahan kasus baru yang melonjak itu merupakan hasil dari active case finding yang dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

    Anies Baswedan juga mengatakan bahwa positivity rate Covid-19 di Ibu Kota hari ini mencapai 10,5 persen atau meningkat sekitar dua kali lipat dari hari sebelumnya. Lonjakan tersebut, kata Anies, merupakan peringatan bagi seluruh warga Jakarta selama menjalani masa PSBB Transisi sejak 4 Juni-12 Juli 2020 agar tidak menganggap enteng wabah Covid-19. 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.