Penumpang KRL Bogor Membeludak, Bus Gratis Disiapkan 170 Unit

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean penumpang saat menunggu kedatangan KRL Commuterline di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 22 Juni 2020. Antrean itu sendiri terjadi akibat aturan jaga jarak sebagai protokol pencegahan virus corona atau Covid-19 yang diterapkan PT KCI. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Antrean penumpang saat menunggu kedatangan KRL Commuterline di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 22 Juni 2020. Antrean itu sendiri terjadi akibat aturan jaga jarak sebagai protokol pencegahan virus corona atau Covid-19 yang diterapkan PT KCI. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah bus gratis sebagai moda alternatif bagi penumpang KRL yang terjebak antrean panjang di Stasiun Bogor akan ditambah menjadi 140 unit.  VP Corporate Communicarion PT KCI Anne Purba mengatakan penambahan bus gratis disiapka mulai besok, Senin, 13 Juli 2020.

    Menurut Anne, penambahan bus tersebut disediakan oleh pemerintah daerah bersama pemerintah pusat. “Jumlah bus bantuan akan bertambah menjadi 170 unit,” kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 12 Juli 2020. 

    Sebanyak 140 unit bus gratis disediakan dengan rute Stasiun Bogor menuju sejumlah stasiun tujuan di Jakarta. Penambahan 10 unit bus lain disiapkan di titik keberangkatan dari Botani Square, Bogor, serta 20 unit bus dari Stasiun Cikarang dengan tujuan Jakarta.

    “Dengan kolaborasi erat ini dan ditambah kerja sama pengguna KRL dalam mengikuti berbagai protokol yang ada, PT KCI yakin KRL dapat menjadi pilihan untuk melakukan mobilitas dengan tetap aman dan sehat pada masa pandemi Covid-19 ini,” ucap Anne. 

    Selain penambahan bus gratis, PT KCI juga mengantisipasi tren kenaikan jumlah penumpang KRL yang biasa terjadi di setiap awal pekan. Untuk Senin besok, KCI akan merekayasa pola operasi agar ada penambahan frekuensi kereta terutama untuk lintas Bogor-Manggarai serta Cikarang-Manggarai.

    Penambahan frekuensi juga berlaku untuk arah sebaliknya dari dua rute itu. “Jumlah perjalanannya sudah optimal sesuai kapasitas perkeretaapian di lintas tersebut." 

    Dengan rekayasa pola operasi, mulai hari ini ada dua jadwal pemberangkatan kereta luar biasa pada pagi hari dari Stasiun Bogor dengan tujuan Manggarai. Sedangkan dari Cikarang pada pagi tadi terdapat satu jadwal keberangkatan kereta luar biasa ke Manggarai.

    “Selain jadwal pada pagi hari, terdapat juga KLB pada jam sibuk sore hingga malam hari dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang,” kata Anne. 

    Rekayasa pola operasi untuk mengantisipasi peningkatan penumpang KRL juga sudah pernah dilakukan di lintasan Tangerang-Duri dan sebaliknya. Walhasil, terdapat 10 perjalanan tambahan dengan rute tersebut. PT KCI pun mulai Senin besok akan mengoperasikan 962 perjalanan kereta rel listrik (KRL) per hari.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.