Dishub DKI Hentikan Pop Up Bike Lane di Jalan Sudirman-Thamrin

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berolahraga di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    Warga berolahraga di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan pop up bike lane atau pelebaran jalur sepeda sementara di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin mulai akhir pekan ini.

    "Tidak ada kegiatan sepeda dan pejalan kaki di Sudirman-Thamrin, jalur sepeda besok ditiadakan hari Minggu-nya. Cone pembatas ditiadakan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota, Senin 13 Juli 2020.

    Syafrin mengatakan keputusan tersebut menyusul penghentian sementara pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau car free day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

    Dinas Perhubungan menghentikan CFD tersebut karena membeludaknya warga yang mendatangi kawasan Sudirman- Thamrin saat CFD pada 14 Juni 2020.

    Namun untuk menfasilitasi warga yang ramai bersepeda, Dinas Perhubungan menyediakan pelebaran jalur sepeda di Sudirman Thamrin dari 1,25 meter menjadi 2 meter dengan memberi cone pembatas dengan jalur kendaraan lainnya.

    Syafrin menyatakan sekarang Dinas Perhubungan DKI telah menyediakan 30 titik ruas jalan sebagai Kawasan Khusus Sepeda (KKP) yang diadakan setiap hari Minggu. Menurut dia, setelah tiga pekan dilaksanakan, CFD semakin efektif karena masyarakat semakin disiplin.

    "Dari pelaksanaan terjadi peningkatan signifikan. Tapi dari sisi protokol kesehatan sudah dilakukan dengan baik, tidak ada yang lakukan kerumunan," ujarnya.

    Syafrin mengingatkan warga bahwa fasilitas khusus sepeda tersebut untuk berolahraga. Warga Jakarta diminta memanfaatkan dengan semestinya. Dia menambahkan orang yang rentan tertular Covid-19 dilarang mendatangi lokasi pengganti CFD tersebut, seperti warga yang sedang sakit, anak-anak dan lansia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.