Kisah Pengantin di Bekasi, Pesta Pernikahannya Dihentikan Polisi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)

    Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, JakartaPesta pernikahan di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, berujung didatangi polisi. Walhasil, resepsi tak dilanjutkan, sementara makanan dibagikan ke tetangga dan disumbangkan ke pesantren.

    Kapolsek Cibarusah, Ajun Komisaris Sukarman mengatakan penindakan oleh polisi dan satuan gugus tugas Covd-19 dilakukan pada Ahad lalu sekitar pukul 11.00 WIB. Sebab, keluarga yang menggelar pesta pernikahan dinilai tak mengindahkan imbauan sebelumnya.

    "Kami sudah mengingatkan pada pihak keluarga sebelum acara," kata Sukarman dalam keterangan tertulisnya melalui Humas Polres Metro Bekasi, Rabu, 15 Juli 2020.

    Menurut dia, polisi dan gugus tugas hanya merekomendasikan calon pengantin dan keluarga hanya menggelar akad nikah dengan jumlah orang terbatas. Tapi, faktanya mereka menggelar resepsi pernikahan dengan mendirikan tenda. Karena itu, polisi dan Satgas covid-19 Kecamatan Cibarusah terpaksa melakukan imbauan tegas.

    Bhabinkamtibmas Desa Sindangmulya, Ajun Inspektur Satu Nasichin mengatakan, polisi telah menyampaikan risiko mengumpulkan banyak orang di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, resepsi pernikahan tidak dianjurkan digelar lebih dulu.

    "Tujuannya agar persiapan tidak terlalu jauh dan biaya dikeluarkan tidak banyak,” katanya.

    Meski demikian, polisi mengapresiasi respons keluarga atas penindakan dari polisi. Menurut dia, pihak keluarga dan pasangan pengantin menerima dengan lapang dada keputusan supaya menghentikan pesta pernikahan dari Satgas Covid-19 Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

    "Kami mengapresiasi tindakan keluarga dengan membagikan sajian makanan ke para tetangga secara door to door dan menyumbangkan ke pondok pesantren," kata Aiptu Nasichin.

    Mempelai pria, AP mengaku sedih karena telanjur menyebarkan 250 undangan. Tapi, dia tak bisa berbuat banyak menyusul adanya larangan dari polisi dan pemerintah setempat.

    "Untuk makanannya sebagian kami serahkan kepada yang membutuhkan secara door to door, karena ada wabah virus corona ini," kata AP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.