PSBB Transisi Fase 1, Anies: 66 Persen Kasus Positif tanpa Gejala

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 2.000 ASN sebagai petugas pengawas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Balai Kota, Selasa 23 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 2.000 ASN sebagai petugas pengawas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Balai Kota, Selasa 23 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut 66 persen kasus positif baru Covid-19 di Jakarta pada masa PSBB Transisi, tidak menunjukkan gejala berat.

    "66 persen kasus positif baru di Jakarta dalam sepekan terakhir adalah mereka yang tidak memiliki gejala sakit, tidak memiliki keluhan, dan mereka yang positif," kata Anies dalam rekaman video yang disiarkan Pemprov DKI Jakarta, Kamis 16 Juli 2020.

    Karena itu, Anies Baswedan meminta agar masyarakat terus berdisiplin untuk menerapkan protokol kesehatan di mana pun dan dalam kondisi apa pun. "Terus saling mengingatkan kalau ada yang enggak menjalani protokol kesehatan tegur," kata Anies.

    Anies Baswedan juga meminta masyarakat tetap bersemangat dalam melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi fase 1 yang diperpanjang lagi mulai 17 Juli 2020. PSBB Transisi diperpanjang hingga dua pekan lagi.  

    "Mungkin kita lelah dan bosan, tapi masalahnya kita hadapi virus yang nggak pernah lelah, maka kita harus tetap semangat, saling menyemangati dan menjaga dalam menjalani PSBB Transisi," ujarnya. "Ingat ikuti nasihat para ahli kesehatan, mereka sangat paham dan bicara untuk keselamatan kita semua." 

    Gubernur DKI Jakarta mengatakan pada saat ini sangat berisiko untuk melonggarkan PSBB Transisi fase 1 menuju fase 2 karena kasus baru tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG) mencapai 66 persen  

    "Berdasarkan komponen-komponen yang kami dapatkan akan sangat berisiko melonggarkan fase transisi ini dan masuk ke fase dua. Karenanya kami memutuskan untuk kembali memperpanjang fase satu sampai dua pekan ke depan," kata Anies dalam rekaman video yang disiarkan Pemprov DKI Jakarta.

    Dengan demikian, sebagian dari operasional berbagai tempat yang rencananya dibuka saat PSBB Transisi fase 2 terpaksa harus ditunda sampai waktunya aman, seperti bioskop dan tempat indoor lainnya yang semestinya dibuka pada akhir Juli ini sampai kondisi menunjukkan tren yang membaik. "Kepada masyarakat Jakarta jangan lengah, merasa kondisi baik-baik saja dan menganggap sekitar kita baik-baik saja. Karena 66 persen kasus positif di Jakarta adalah yang tanpa gejala," ujar Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips untuk Membersihkan Rumah Saat COVID-19

    Kebersihan rumah menjadi salah satu hal yang penting saat pandemi COVID-19.