Polisi Kejar Penjual Sabu ke Catherine Wilson

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti kepemilikan artis Catherine Wilson saat pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya, Sabtu, 18 Juli 2020. Tempo/Nurdiansah

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti kepemilikan artis Catherine Wilson saat pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya, Sabtu, 18 Juli 2020. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memburu seseorang berinisial A, pemasok sabu kepada Catherine Wilson. "Masih ada satu yang kita kejar inisial A," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mako Polda Metro Jaya, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Yusri menjelaskan Catherine tidak berhubungan langsung dengan A saat membeli narkoba, namun menyuruh satpamnya yang berinisial J. "Karena memang J ini suruhan CW beli kepada A. Mudah-mudahan kita kejar bisa dapat," ungkap Yusri.

    Catherine alias Keket dan J telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

    Saat dilakukan penangkapan terhadap keduanya, polisi menemukan barang bukti narkotika berupa dua paket sabu seberat 0,43 gram dan 0,66 gram serta satu buah alat hisap sabu.

    Petugas kemudian menetapkan Catherine Wilson dan J dijerat dengan Pasal 112 dan 114 KUHP tentang penyalahgunaan narkotika. "Kami jerat Pasal 114, Pasal 112 KUHP, ancaman paling singkat 5 tahun, maksimal 15 -20 ancaman hukum pada yang bersangkutan," kata Yusri.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.