Sastrawan Sapardi Djoko Damono Meninggal di Eka Hospital

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penulis Sapardi Djoko Damono (kiri) hadir saat Velove Vexia membacakan puisi di acara Meet and Greet Hujan Bulan Juni di Jakarta, 1 November 2017. Film Hujan Bulan Juni akan tayang serentak di bioskop 2 November 2017. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Penulis Sapardi Djoko Damono (kiri) hadir saat Velove Vexia membacakan puisi di acara Meet and Greet Hujan Bulan Juni di Jakarta, 1 November 2017. Film Hujan Bulan Juni akan tayang serentak di bioskop 2 November 2017. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sastrawan Sapardi Djoko Damono meninggal di rumah sakit tempatnya dirawat selama sakit di Eka Hospital di Bumi Serpong Damai (BSD). "Betul, beliau sudah berpulang. Untuk selanjutnya keluarga akan memberikan keterangan,"kata Marketing Communication Manager Eka Hospital Erwin Suryanto melalui pesan teks yang diterima Tempo pada Ahad, 19 Juli 2020.

    Sastrawan itu wafat pada Ahad 19 Juli 2020 pukul 09.17.

    Berikut salah satu puisi Sapardi Djoko Damono:

    Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
    memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
    sampai pada suatu hari
    kita lupa untuk apa.
    “Tapi,
    yang fana adalah waktu, bukan?”
    tanyamu. Kita abadi.

    ADVERTISEMENT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.