Bantu Sekolah Swasta, Anies Baswedan: Biaya Pendidikan Itu Mahal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memimpin upacara peringatan HUT DKI ke 493 di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin 22 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memimpin upacara peringatan HUT DKI ke 493 di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin 22 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan biaya hidup di Ibu Kota, menjadi jauh lebih tinggi selama pandemi virus corona. Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, beban hidup jauh lebih berat karena pendapatan warga DKI yang anjlok. Hal tersebut juga berdampak terhadap biaya pendidikan di Ibu Kota, yang semakin terasa mahal.

    "Hidup hari ini di Jakarta itu menjadi beban yang jauh lebih besar, bukan karena biaya yang naik, tapi karena pendapatan yang turun," kata Anies saat memaparkan bantuan biaya masuk sekolah swasta bagi siswa dari keluarga terdampak Covid-19 dalam rapat pimpinan yang diunggah di akun Youtube DKI Jakarta, Minggu malam, 19 Juli 2020.

    Menurut Anies, saat ini ada yang tidak seimbang antara pendapatan dan pengeluaran. Masyarakat pun sadar situasi tersebut. Namun, jangan sampai beban hidup yang semakin tinggi menghentikan pendidikan siswa Jakarta.

    "Biaya pendidikan itu mahal, tapi lebih mahal lagi kalau tidak terdidik. Jadi kalau sampai orang enggak sekolah itu ongkosnya lebih mahal bagi negara," ucapnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahayanya Sampah Laut Bagi Ekosistem

    Laut menyimpan banyak sekali manfaat. Namun, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan. Banyaknya Sampah Laut menjadi masalah besar sekarang ini.