PSBB Transisi, Pengusaha Pribumi: Ekonomi Kita Masih Gigi Satu

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lengang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat, 10 April 2020. Pada 10 April 2020 mulai diterapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar untuk DKI Jakarta sampai dengan 23 April mendatang. Tempo/Tony Hartawan

    Suasana lengang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat, 10 April 2020. Pada 10 April 2020 mulai diterapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar untuk DKI Jakarta sampai dengan 23 April mendatang. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Sarman Simanjorang menyebut, pendapatan sektor perdagangan saat ini masih stagnan. Dia menilai pelaku usaha belum bisa meraup keuntungan meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah dilonggarkan.

    "Walaupun sudah ada pelonggaran, tapi ibarat kita bawa mobil, ini ekonomi kita masih gigi satu, karena masih banyak pembatasan-pembatasan," kata dia dalam diskusi virtual, Rabu, 22 Juli 2020.

    Sarman mencontohkan masih banyak hotel bintang 4 dan 5 tutup. Sebab, pengusaha mengasumsikan kamar hotel hanya terisi 20 persen dari kapasitas di masa PSBB transisi ini. Itu artinya, belum ada untung yang diraup dengan asumsi tersebut. Minimal, dia melanjutkan, kamar hotel terisi 35 persen.

    "Misalnya Hotel Sahid sampai saat ini masih tutup total dan masih banyak hotel-hotel lain kondisi tutup," jelas dia.

    Karena itu, Sarman meminta pemerintah DKI memperhatikan pelaku usaha, khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19. Sektor usaha yang menurutnya perlu mendapat bantuan antara lain pengolahan makanan dan minuman, pariwisata, dan transportasi.

    Sarman mengutarakan terdapat sekitar 1,2 juta pelaku usaha berdasarkan data sensus pada 2016. Dari angka itu, hampir 93 persen di antaranya merupakan UMKM. Sementara jumlah usaha menengah besar sekitar 80 ribu atau 6,54 persen. Dia berujar, ribuan pelaku usaha ini terdampak Covid-19.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.