Dua dari 10 Orang Penghuni Gubuk di Maphar Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Polisi Pamong Praja membongkar atap rumah disaksikan rekan lainnya di kawasan Meruya, Jakarta (6/12). Sebanyak 45 bangunan sepanjang kurang lebih 1 km di pinggiran kali sepak ini dibongkar karena dinilai menyalahi aturan. TEMPO/Tony Hartawan

    Sejumlah Polisi Pamong Praja membongkar atap rumah disaksikan rekan lainnya di kawasan Meruya, Jakarta (6/12). Sebanyak 45 bangunan sepanjang kurang lebih 1 km di pinggiran kali sepak ini dibongkar karena dinilai menyalahi aturan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas membongkar dua gubuk di RW 09 Kelurahan Maphar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat setelah ditemukan dua orang positif Covid-19. Lurah Maphar Sri Pujiastuti menyebut, tes swab delapan orang lainnya yang juga menghuni di gubuk itu menunjukkan hasil negatif.

    "Kalau dia masih dalam karantina saya tempatkan di RPTRA, tapi karena positif jadi saya suruh pindah dari rumah itu," kata Sri saat dihubungi, Kamis, 23 Juli 2020.

    Pembongkaran dilakukan pada Senin, 20 Juli 2020. Sri menyebut seluruh penghuni adalah keluarga terdiri dari kakek, nenek, anak, adik, dan keponakan. Mereka yang terkonfirmasi positif virus corona adalah seorang kakek berusia sekitar 60 tahun dan anak laki-lakinya berumur 30 tahun-an. Menurut dia, keduanya tak memiliki gejala tertular Covid-19.

    Gubuk itu, lanjut dia, berdiri di kawasan permukiman kumuh dan padat penduduk. Sri menduga mereka tertular dari lingkungan sekitar lantaran sang kakek kerap tidur di luar gubuk."Rumahnya memang kecil 3 meter x 60 sentimeter," ujar dia. "Tidak layak huni."

    Mulanya sang anak mengikuti tes swab massal yang digelar pemerintah DKI Jakarta. Hasil tes menunjukkanya positif Covid-19. Seluruh anggota keluarga yang tinggal di gubuk itu lalu melakukan tes serupa.

    Keduanya kini dirawat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Sri mengutarakan, hasil tes swab kedua masih memperlihatkan adanya virus. Setelah dinyatakan sembuh, keduanya akan tinggal di rumah keluarga di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.