Polisi Segera Umumkan Hasil Penyidikan Kematian Editor Metro TV

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keplisian memasang garis polisi melingkari lokasi ditemukannya mayat editor video Metro TV Yodi Prabowo di seberang kiri Tol JORR atau di bawah pohon trembesi di sisi kiri Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan sejak ditemukannya mayat Yodi pada Jumat, 10 Juli 2020. TEMPO/Ihsan Reliubun

    Keplisian memasang garis polisi melingkari lokasi ditemukannya mayat editor video Metro TV Yodi Prabowo di seberang kiri Tol JORR atau di bawah pohon trembesi di sisi kiri Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan sejak ditemukannya mayat Yodi pada Jumat, 10 Juli 2020. TEMPO/Ihsan Reliubun

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade akan segera mengumumkan hasil penyidikan kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo.

    "Nanti dalam waktu dekat, satu, dua hari ini saya akan umumkan hasil penyelidikan dari semua sisi. Supaya tidak mengulang fakta yang kita dapatkan," kata Tubagus di kantornya, Kamis, 23 Juli 2020.

    Tubagus mengatakan, penyidikan kasus ini sudah ditarik dari Polres Metro Jakarta Selatan ke Polda Metro Jaya. Namun, pelaksanaan penyidikan kasus misterius ini tetap dilakukan bersama.

    "Sampai saat ini kami sudah memeriksa 34 saksi, di antaranya ada saksi yang perlu pendalaman," kata dia.

    Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir tol lingkar luar, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Juli 2020. Polisi menyimpulkan korban telah meninggal sejak Rabu petang, 8 Juli 2020.

    Hingga hampir dua pekan setelah penemuan mayat editor Metro TV itu, polisi belum bisa mengungkap siapa pembunuh Yodi Prabowo. Polisi juga tak menyimpulkan bahwa kasus ini adalah bunuh diri. Polisi menyatakan masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap kasus ini.

    Hasil autopsi terhadap jenazah editor Metro TV itu menunjukkan ada luka tusuk akibat benda tajam di bagian leher dan dada korban. Polisi juga telah menyita sebilah pisau dapur yang diduga sebagai alat pembunuhan.

    Namun, hasil penyelidikan Puslabfor Mabes Polri menunjukkan bahwa sidik jari di pisau yang ditemukan di sekitar jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo ternyata milik korban sendiri.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi