Detik-detik Pencurian Modus Pecah Kaca, Polisi: Pelaku Dua Orang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2020) malam. (ANTARA/HO-Pokja Jakarta Selatan)

    Mobil korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2020) malam. (ANTARA/HO-Pokja Jakarta Selatan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan mengemukakan pelaku pencurian cek Rp 41,2 miliar dan uang tunai ratusan juta dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Kemang dilakukan oleh dua pengendara sepeda motor.

    "Yang terlihat dari kamera CCTCV ada dua pelaku menggunakan sepeda motor tapi plat motor belum terbaca," kata Kasubag Humas Iptu Sumaryanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat, 24 Juli 2020.

    Hingga kini belum teridentifikasi pelaku pencurian tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman termasuk meminta keterangan ulang dari kedua korban.

    Penyidik telah menerima laporan serta mengamankan kamera CCTV yang merekam detik-detik pelaku melakukan pencurian tersebut.

    Penyidik masih menunggu kedatangan korban untuk dimintai keterangan termasuk informasi soal cek senilai Rp 41,2 miliar yang raib dibawa kabur pencuri.

    "Soal cek masih dalam penyelidikan, kita menunggu keterangan korban datang memberikan keterangan," kata Sumaryanto.

    Pencurian modus pecah kaca mobil terjadi Rabu malam lalu sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan.

    Kejadian tersebut menimpa dua korban, yakni KH Afifuddin (Habib Udin) warga Banten dan rekannya, Ejen Yanuar (60) warga Bekasi.

    Peristiwa terjadi saat kedua korban tengah makan di sebuah warung sate tak jauh dari lokasi kejadian.

    Mobil jenis Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi A 1629 KQ diparkir di depan toko karpet seberang warung sate berjarak kurang lebih tiga meter.

    Seorang saksi datang menghampiri korban memberitahukan bahwa kaca mobilnya dipecah. Lalu korban mengecek kondisi mobilnya dan mengecek barang di kursi depan, ternyata sudah hilang.

    Barang yang hilang di antaranya sebuah tas, uang tunai Rp200 juta, sejumlah cek dari beberapa bank, KTP, ATM, NPWP, dokumen perusahaan, pulpen warna emas dan lainnya.

    Ejen Yanuar mengaku cek yang dibawa kabur pelaku pencurian nominalnya sebesar Rp 41,2 miliar dan Rp 736 juta.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.