Positif Covid-19 Jakarta Tembus 18.000, Kemarin Tambah 279 Pasien

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Pasien positif Covid-19 di Jakarta per 24 Juli 2020 bertambah 279 orang. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta Fify Mulyani menyatakan jumlah akumulatif pasien Covid-19 mencapai 18.230 orang.

    "Dari jumlah tersebut, 11.552 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 768 orang meninggal dunia," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat malam, 24 Juli 2020.

    Kemarin total pasien yang terinfeksi Corona sebanyak 17.951 orang. Sementara pasien sembuh 11.302 orang. Itu artinya, mereka yang sembuh bertambah 250 orang hari ini.

    Dalam rentang satu hari, jumlah pasien meninggal hanya naik satu orang dari 767 menjadi 768 orang. "Secara kumulatif pemeriksaan PCR sampai dengan 23 Juli 2020 sebanyak 499.411 sampel," jelas Fify.

    Tren pasien positif Covid-19 di Ibu Kota tak kunjung melandai di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Bahkan, kasus baru corona sempat melonjak lebih dari 400 orang dalam satu hari. Klaster Covid-19 penularan virus pun bermunculan, mulai dari pasar tradisional dan kini perkantoran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.