Warga Rawamangun Positif Covid-19, CFD di Jalan Pemuda Ditiadakan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berolahraga di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta akhirnya menggelar Car Free Day (CFD) di 32 lokasi baru untuk menggantikan CFD yang ditiadakan di Jalan Sudirman-Thamrin. ANTARA/Galih Pradipta

    Warga berolahraga di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta akhirnya menggelar Car Free Day (CFD) di 32 lokasi baru untuk menggantikan CFD yang ditiadakan di Jalan Sudirman-Thamrin. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Car Free Day atau CFD di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Ahad 26 Juli 2020 ditiadakan akibat ada warga sekitar terinfeksi virus corona.

    "Sesuai arahan pimpinan, sementara waktu ditiadakan," ujar Kasi Pengendalian dan Operasional Sudin Perhubungan Jakarta Timur Riky Erwinda di Jakarta, Ahad pagi.

    Alasan peniadaan CFD di lokasi itu karena sejumlah warga di Kelurahan Jati terdeteksi positif Covid-19. "Karena ada beberapa RW di sana yang masuk zona merah," katanya.

    Namun sebagian masyarakat di sekitar wilayah Jalan Pemuda mengaku tidak mengetahui jika CFD kali ini ditiadakan. "Baru juga dua kali digelar sudah tidak ada. Udah gitu gak ada pemberitahuan sama sekali," kata pesepeda, Indra (30).

    Warga berdatangan sejak pukul 05.30 ke lokasi menggunakan sepeda maupun berjalan kaki. Tidak tampak keberadaan petugas berseragam Dishub maupun Satpol PP di lokasi.

    Warga yang terlanjur berdatangan ke Jalan Pemuda memilih untuk berolahraga di lingkungan Velodrome yang merupakan arena sepeda dan taman.

    Jalan Raya Pemuda menjadi salah satu lokasi CFD sebagai alternatif dari Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, yang ditiadakan selama pandemi Covid-19.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.