Bundaran HI Masih Ramai Dikunjungi, Anies Baswedan: Volume Kecil

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satuan Penegak Peraturan Daerah (Spedah) mengatur pesepeda yang melintas  di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas Satuan Penegak Peraturan Daerah (Spedah) mengatur pesepeda yang melintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan keramaian di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, dan Bundaran HI saat ini tak sepadat ketika Car Free Day (CFD) masih digelar. 

    Hal itu dikatakan Anies karena warga Jakarta masih mendatangi kawasan Sudirman-Thamrin, meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD ditiadakan di pusat Jakarta itu.

    Anies Baswedan mengatakan jumlah pengunjung di Bundaran HI itu jauh lebih sedikit ketimbang saat CFD masih digelar di kawasan tersebut. “Kita menyaksikan bahwa volume jumlah masyarakat di jalan Sudirman-Thamrin menjadi kecil. Meskipun tetap banyak orang tapi jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya,” ujar Anies dalam rekaman suara yang dibagikan oleh staf humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Ahad, 26 Juli 2020. 

    Pada hari ini, Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan 30 kawasan khusus pesepeda (KKP) dan beberapa jalur sepeda sementara untuk pelaksanaan CFD. Kawasan tersebut disiapkan mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00.

    "Sebanyak 1.797 petugas dikerahkan untuk pengamanan KKP dan jalur sepeda sementara," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 Juli 2020.

    Syafrin mengatakan, petugas pengamanan terdiri dari TNI dan Polri sebanyak 234 orang, Dinas Perhubungan DKI 824 orang, dan Satpol PP DKI 739 orang. Menurut dia, para petugas bakal menjaga 30 titik KKP dan jalur sepeda sementara yang tersebar di lima kota administrasi DKI Jakarta tersebut.

    Menurut Anies, yang terpenting saat ini adalah warga menaati protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Anies menilai mayoritas warga yang berolah raga di kaswasan Bundaran HI pagi ini mematuhi aturan tersebut.

    “Nah kalau ini bisa dijaga, maka berolahraga itu baik-baik saja apalagi di udara terbuka. Tapi yang penting protokol kesehatan terutama masker diikuti,” ucap dia. 

    Warga Jakarta, khususnya mereka yang memiliki anak, diimbau agar lebih bijak lagi saat keluar rumah karena risiko penularan Covid-19. “Kalau bawa anak-anak di lingkungan sekitar rumah saja, yang dekat dari rumah, di kampungnya, di kompleksnya sehingga jauh lebih aman daripada dibawa keluar,” kata Anies Baswedan.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.