Idul Adha, Terdapat 578 Lokasi Pemotongan Hewan Kurban di Jakarta Utara

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemeriksaan hewan kurban. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi pemeriksaan hewan kurban. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1441H yang jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020 di Jakarta Utara berada di 578 lokasi. Sebanyak 38 lokasi berada di Kecamatan Kelapa Gading, 38 lokasi di Penjaringan, 150 lokasi di Tanjung Priok, 168 lokasi di Cilincing, 140 lokasi di Koja, dan 44 lokasi di Pademangan.

    “Penetapan lokasi penampungan hewan dan penyembelihan hewan kurban berdasarkan usul camat dan lurah,” ujar Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman dalam keterangan tertulis yang Tempo kutip dari situs resmi utara.jakarta.go.id pada Selasa, 28 Juli 2020.

    Sedangkan penampungan hewan kurban di wilayahnya ada di 84 lokasi. Rinciannya, 8 penampungan di Kecamatan Kelapa Gading, 1 tempat di Penjaringan, 15 tempat di Tanjung Priok, 36 tempat di Cilincing, 19 tempat di Koja, dan 5 tempat di Pademangan.

    Wawan meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan selama merayakan Idul Adha, serta proses penyembelihan hewan kurban, dan pendistribusian dagingnya. Selain itu, di masa pandemi Covid-19 seperti ini warga dianjurkan untuk membeli hewan kurban secara daring.

    ADVERTISEMENT

    Proses pemotongannya pun, kata dia, sebaiknya dilakukan di rumah pemotongan hewan. Meski begitu, pembelian dan penyembelihan hewan secara langsung masih diperbolehkan di wilayah yang bukan termasuk pengendalian ketat berskala lokal.  

    “Dengan tetap menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Semuanya ini kita lakukan untuk mencegah agar ada klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” kata Wawan. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP) bersama petugas dari unsur lainnya pun akan mengawasi lokasi penampungan dan penyembelihan hewan kurban untuk memastikan diterapkannya protokol kesehatan oleh warga. 

    Menurut Wawan, untuk pendistribusian, panitia kurban akan mendatangi langsung rumah warga yang berhak menerimanya. Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan orang di tempat pemotongan hewan kurban. 

    Daging kurban juga tak lagi dibagikan dengan wadah kantong plastik, melainkan besek atau wadah lainnya yang ramah lingkungan. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.