Kadis SDA Beberkan Temuan Audit BPK pada Pelaksanaan Anggaran 2019

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juani Yusuf. Jakarta.go.id

    Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juani Yusuf. Jakarta.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta- Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini memaparkan temuan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019.

    Juaini mengatakan temuan audit BPK tersebut berkaitan dengan keterlambatan pembayaran denda di sejumlah proyek. "Memang kemarin dari pemeriksaan BPK ada temuan tentang denda keterlambatan dan sedang kita tindak lanjuti," ujarnya dalam rapat Komisi D DPRD DKI, Selasa 29 Juli 2020.

    Menurutnya temuan audit BPK itu terdapat di enam kegiatan Dinas SDA pada 2019. Enam program tersebut, kata dia, merupakan program yang mengalami perpanjangan kontrak pengerjaan 50 hari kerja karena belum selesai.

    Ia menyebutkan salah satu temuan audit tersebut di proyek pembangunan tanggul di Daan Mogot Jakarta Barat, namun temuan tersebut hanya di titik-titik proyek yang mengalami perpanjangan waktu pengerjaan.

    Menurutnya saat ini Inspektorat DKI Jakarta tengah menghitung nilai dari temuan BPK tersebut. "Sekarang Inspektorat sedang menghitung detail angkanya," ujarnya.

    Ia mengatakan untuk penyelesaian temuan tersebut nantinya akan diproses dengan pembayaran pemotongan hutang daerah dalam APBD Perubahan tahun ini.

    Ketua Komisi D Ida Mahdiah meminta Dinas SDA segera merampungkan nilai dari temuan BPK tersebut, karena DKI hanya mempunyai waktu 60 hari untuk menindaklanjuti temuan dari BPK. "Kami minta besok sudah ada penjelasannya atas temuan dari BPK," ujarnya.

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.