Polisi: 2 Pelaku Penghinaan Ahok Saling Kenal, Berasal dari Satu Komunitas

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AS, tersangka pencemaran nama baik terhadap keluarga Ahok mengenakan rompi merah saat dihadirkan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2020. Dua akun yang dilaporkan adalah @ito.kurnia dan @an7a_s679. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    AS, tersangka pencemaran nama baik terhadap keluarga Ahok mengenakan rompi merah saat dihadirkan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2020. Dua akun yang dilaporkan adalah @ito.kurnia dan @an7a_s679. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua tersangka penghina Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan keluarganya ternyata saling mengenal. Sebab, mereka tergabung dalam 1 komunitas di media sosial.

    "Ini (kedua pelaku) satu komunitas sebenarnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2020.

    Yusri mengatakan kedua pelaku ini yang baru terbukti melakukan penghinaan di media sosial terhadap Ahok, istri, dan orangtuanya. Mereka, kata Yusri, dijerat dengan Pasal 27 UU ITE tentang penghinaan atau pencemaran nama baik melalui media sosial.

    "Karena pasal yang disangkakan pasal 27 ITE. Ini kan sangat ringan, ya, sehingga tidak bisa dilakukan penahanan," kata Yusri.

    Ahmad Ramzy, kuasa hukum Ahok, menjelaskan alasan kliennya melakukan pelaporan di Polda Metro Jaya karena penghinaan sudah mencakup kepada keluarganya.

    "Penghinaannya baik ke BTP (Basuki Tjahaja Purnama) dan ke keluarga," kata Ramzy.

    Ramzy menjelaskan penghinaan terhadap kliennya itu berupa tulisan dan gambar. Pelaku mengirimkan pesan penghinaan itu melalui akun instagram resmi Ahok beberapa waktu lalu. Mengenai isi dari pesan tersebut, Ramzy enggan menjelaskannya.

    "Intinya pencemaran nama baik di medsos lah, ya. Itu aja prinsipnya dan Pak BTP kasih kuasa ke saya untuk membuat laporan polisi tanggal 17 Mei lalu," ujar Ramzy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 4 Tips Aman Dalam Lift saat Pandemi Covid-19

    Lift sangat membantu aktifitas sehari-hari di kantor. Namun di tengah pandemi Covid-19, penggunaan lift harus lebih diperhatikan.