Cerita Anies Baswedan Soal Idul Adha di Masa Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers usai melaksanakan Salat Idul Adha di Balaikota Jakarta pada Jumat, 31 Juli 2020. Tempo/Adam Prireza

    Gubernur DKI Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers usai melaksanakan Salat Idul Adha di Balaikota Jakarta pada Jumat, 31 Juli 2020. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan perayaan Hari Raya Idul Adha kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Anies, biasanya setelah mengikuti Salat Idul Adha berjamaah di Balai Kota, ia mengadakan acara kumpul keluarga besar di rumahnya. “Tetapi tahun ini tidak ada kumpul keluarga besar. Cuma sekedar di rumah saja,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2020.

    Anies bercerita, setiap tahun mereka menyumbangkan hewan kurban di area tempat tinggalnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Selain itu, ia juga menyumbangkan sapi di Kuningan, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

    Anies bercerita, dirinya juga rutin menyumbangkan sapi di tempat KKN-nya semasa masih menjadi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Adapun tempat KKN Anies berada di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Di sana, Anies menyumbang sapi kurban seberat 500 kilogram. “Itu selalu setiap tahun sejak dulu. Saya selalu berkurban di tempat KKN. Tahun ini juga begitu,” tutur dia.

    Adapun di DKI Jakarta, Anies Baswedan menyumbangkan hewan kurban sapi seberat 1,3 ton. Tak hanya Anies, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria juga menyumpangkan sapi jenis sama dengan berat 1 ton. Kedua sapi itu merupakan bagian dari 160 ekor sapi yang disumbangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). “Nanti akan dipotong di Dharma Jaya,” ujar Anies.

    PD Dharma Jaya merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang bergerak di bidang perdagangan serta industri daging dan memiliki rumah potongnya sendiri di daerah Cakung, Jakarta Timur. Menurut Anies, ada lebih dari 800 ekor sapi kurban yang akan dipotong di sana dalam rangka Idul Adha. “Jadi pemotongannya tidak di sini (Balai Kota), tapi di Dharma Jaya,” tutur Anies.

    Sebelumnya, dalam webinar yang disiarkan oleh akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Anies menyampaikan arahan terkait pemotongan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19. Pertama, kata dia, pemotongan hanya dihadiri oleh panitia yang jumlahnya dibatasi untuk menghindari kerumunan warga.

    Panitia pun diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker selama beraktivitas. Anies juga menyarankan agar warga beresiko dilarang untuk hadir di lokasi pemotongan.

    Arahan terakhir, panitia diminta mendistribusikan semua daging kurban Idul Adha secara langsung dan sesegera mungkin. Anies Baswedan meminta tidak ada penundaan pembagian daging kurban kepada orang-orang yang membutuhkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rangkap Jabatan dan Konflik Kepentingan di BUMN

    Ombudsman RI mendapati ratusan komisaris badan usaha milik negara berposisi rangkap jabatan dan berpotensi terjadi konflik kepentingan.