Masjid Istiqlal Distribusikan 7.500 Paket Daging Hewan Kurban

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sapi kurban Presiden Jokowi, berjenis sapi Simental dengan berat 968 kg, yang diperoleh dari peternak di Kelurahan Lempake, Samarinda. FOTO/ANTARA/Arumanto

    Sapi kurban Presiden Jokowi, berjenis sapi Simental dengan berat 968 kg, yang diperoleh dari peternak di Kelurahan Lempake, Samarinda. FOTO/ANTARA/Arumanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Masjid Istiqlal Nur Hayin Mudror mengatakan akan mendistribusikan 7.500 paket hewan kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah. Total hewan kurban yang diterima Masjid Istiqlal pada Hari Raya Idul Adha tahun ini mencapai 35 ekor, yang terdiri dari 20 sapi dan 15 kambing.
    "Kami mendistribusikan dagingnya dengan tiga cara," kata Hayin di lokasi penyembelihan hewan kurban, Masjid Istiqlal, Sabtu, 1 Agustus 2020.

    Pertama, kata dia, Istiqlal mendistribusikan hewan kurban hidup kepada perguruan tinggi di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Jumlah hewan hidup yang didistribusikan Istiqlal, yakni tiga sapi dan empat kambing.

    Sisanya 17 sapi dan 11 kambing disembelih sendiri oleh petugas jagal di Masjid Istiqlal. Daging hewan bakal didistribusikan ke 113 lembaga dan yayasan di DKI.
    Setiap lembaga atau yayasan bakal menerima 25 kilogram daging dari Istiqlal. "Mereka distribusikan kembali kepada warga.” Setiap paket berisi satu kilogram daging.

    Istiqlal juga akan mendistribusikan 300 paket hewan kurban kepada pekerja di lingkungan tempat ibadah itu. "Setiap pekerja akan mendapat satu kilogram daging yang sudah dicacah."

    Jumlah hewan kurban tahun ini berkurang ketimbang tahun sebelumnya. Tahun lalu, Masjid Istiqlal menerima 26 sapi dan 19 kambing. "Selisihnya tidak terlalu jauh dari tahun kemarin." 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19 Dipatahkan Sejumlah Pakar

    Hadi Pranoto jadi perbincangan warganet setelah ia mengkalaim menemukan obat Covid-19 ketika diwawancarai musisi Anji. Sejumlah pakar meragukan Hadi.