Libur Idul Adha, Penumpang Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Naik 45,7 Persen

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang duduk di dalam rangkaian gerbong KA Bima rute Stasiun Gambir-Malang PP di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2020. PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) kembali menambah lima perjalanan kereta api (KA) jarak jauh di area Daop 1 Jakarta untuk tujuan Bandung, Cirebon dan Surabaya yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang hanya dioperasikan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Penumpang duduk di dalam rangkaian gerbong KA Bima rute Stasiun Gambir-Malang PP di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2020. PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) kembali menambah lima perjalanan kereta api (KA) jarak jauh di area Daop 1 Jakarta untuk tujuan Bandung, Cirebon dan Surabaya yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang hanya dioperasikan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI mencatat kenaikan penumpang mencapai 45,7 persen di Stasiun Senen dan Gambir pada akhir pekan saat libur Idul Adha. Juru bicara PT KAI Daerah Operasi 1 Eva Chairunisa mengatakan angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan akhir pekan lalu.

    Pada Sabtu dan Minggu pekan ini terdapat 3.200 penumpang kereta api jarak jauh yang turun di area Daop 1 Jakarta, yakni di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

    "Sebagai upaya pencegahan Covid-19 para pengguna tetap diwajibkan menggunakan faceshield saat tiba di stasiun tujuan dan pengukuran suhu secara berkala juga dilakukan petugas sepanjang perjalanan KA hingga pengguna tiba di stasiun akhir," kata Eva melalui keterangan tertulisnya.

    Selain itu, KAI juga menyiapkan ruang isolasi sementara jika sewaktu-waktu penumpang di perjalanan mengalami demam hingga mencapai suhu tubuh 37,3 atau lebih. Penumpang dengan kondisi tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yang memiliki pos kesehatan untuk penanganan lanjutan.

    PT KAI juga memastikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan dari sisi prasarana stasiun dan sarana kereta. Seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin setiap 30 menit sekali.

    "Kesiapan penyediaan perangkat pembersih tangan seperti cairan antiseptik dan perangkat cuci tangan yang dilengkapi sabun dipastikan selalu tersedia dan berfungsi baik," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.