Senggolan, Petugas Berpakaian Dishub Pecahkan Kaca Angkot

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pemukulan. shutterstock.com

    Ilustrasi Pemukulan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria berseragam Dinas Perhubungan atau Dishub berinisial IR memecahkan kaca angkutan kota (angkot) setelah insiden senggolan di lampu lalu lintas Jalan Pemuda, Rawamangun, Ahad siang, 2 Agustus 2020.

    "Saat itu sudah lampu hijau, dia nerobos, saya kesenggol. Saya refleks aja," kata IR setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pulo Gadung.

    Pertikaian IR dengan seorang pengendara angkot Mikrolet 02 jurusan Kampung Melayu-Rawamangun itu dilaporkan terjadi pukul 11.00 WIB.

    IR merasa kesal akibat tubuhnya terserempet angkot itu hingga aksi pemecahan kaca bagian kursi penumpang itu terjadi.

    Sementara itu menurut keterangan sopir angkot, Mat Sani, bahwa IR yang justru melanggar lampu merah.

    "Saya sempat mau selesaikan baik-baik, tapi datang teman-temannya ramai. Ada yang naik ke dalam mobil saya juga. Namanya saya orang tua terus dia petugas ya saya takut," katanya.

    IR maupun Mat sani dibawa petugas ke Mapolsek Pulogadung untuk dimintai keterangan.

    Setelah itu kedua pihak memilih jalan damai dengan menandatangani surat perdamaian di atas materai.

    "Saya milih damai lah, dia petugas saya takut diapa-apain nanti di jalan. Kerusakan ganti sendiri-sendiri," kata Mat Sani.

    Mat sani pun berharap agar tidak ada lagi aksi serupa terjadi dan berharap agar tidak ada lagi arogansi dari petugas terhadap pengemudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.