DKI Siapkan Rp 781 Miliar Buat Pembebasan Lahan Program Atasi Banjir Jakarta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial endapan material lumpur di kali Ciliwung, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2020. Pengerukan endapan tengah dilakukan untuk mengurangi pendangkalan sungai dan untuk memperlancar arus sungai saat memasuki musim penghujan. TEMPO/Subekti.

    Foto aerial endapan material lumpur di kali Ciliwung, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2020. Pengerukan endapan tengah dilakukan untuk mengurangi pendangkalan sungai dan untuk memperlancar arus sungai saat memasuki musim penghujan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan pemerintah menargetkan melanjutkan pembebasan 10 lokasi lahan untuk program penanggulangan banjir Jakarta tahun ini.

    Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 781 miliar untuk pembebasan lahan itu.

    Lahan yang bakal dibebas tersebar di lima waduk dan lima sungai yang ada di DKI Jakarta.

    "Tahun 2020 ini rencana kami melanjutkan pembebasan waduk atau situ embung yang selama ini sudah kami bebaskan," kata Juaini dalam rapat penanggulangan banjir Jakarta yang diunggah di di akun YouTube DKI Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.

    Ia menuturkan pemerintah masih mempunyai pekerjaan rumah dalam membaskan lahan untuk revitalisasi waduk, terutama untuk akses masuknya. Lima waduk yang bakal ada tambahan pembebasan lahan tersebar di waduk Kampung Rambutan, Cimanggis, Pondok Rangon, Brigif, dan Lebak Bulus. Total anggaran pembebasan lahan waduk tahun ini mencapai Rp 229 miliar.

    Sedangkan, pembebasan lahan di lima sungai tersebar di Sungai Ciliwung, Sunter,Pesanggrahan, Angke, dan Jatikramat. Total anggarannya mencapai Ro 552 miliar. "Pembebasan lahan di sungai tersebut menjadi prioritas sampai tahun 2022."

    Pemerintah, kata Juaini, telah menyelesaikan pengerukan lumpur di lima sungai tersebut pada Juli kemarin. "Waduk yang saat ini masih tetap kita lakukan pengerukan."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto