Satu Anggota Positif Covid-19, Polsek Kemayoran Gelar Rapid Test Massal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga saat mengikuti rapid tes gratis menggunakan alat uji rapid tes produksi dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis 9 Juli 2020. Presiden Joko Widodo melarang jajarannya untuk membeli alat rapid test dan PCR virus corona dari luar negeri. Jokowi mengatakan saat ini Indonesia tak perlu impor karena telah mampu memproduksi sendiri alat tes Covid-19 tersebut. TEMPO/Subekti.

    Warga saat mengikuti rapid tes gratis menggunakan alat uji rapid tes produksi dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis 9 Juli 2020. Presiden Joko Widodo melarang jajarannya untuk membeli alat rapid test dan PCR virus corona dari luar negeri. Jokowi mengatakan saat ini Indonesia tak perlu impor karena telah mampu memproduksi sendiri alat tes Covid-19 tersebut. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek) Kemayoran melakukan rapid test atau tes cepat Covid-19 untuk seluruh pegawainya. Rapid test itu digelar untuk mengantisipasi penyebarannya di kawasan pelayanan publik itu.

    "Salah satu anggota sudah ada yang positif dirawat di rumah sakit, sehingga dengan dasar itu kita minta agar seluruhnya ikut tes cepat untuk antisipasi agar semua bisa menjaga dan jangan sampai bertambah lagi," kata Kapolsek Kemayoran Kompol Syaiful Anwar di Jakarta, Jumat 7 Agustus 2020.

    Menurut Syaiful, ada 85 orang ikut dalam tes cepat massal yang diselenggarakan oleh Puskesmas Kemayoran.

    "Seluruh anggota mulai dari Kapolsek sampai pekerja harian lepas (PHL) itu jumlahnya 85 anggota, itu diperiksa semua," kata Syaiful.

    Hasil rapid test menunjukkan lima orang reaktif sedangkan 80 orang nonreaktif. "Lima orang itu, tiga orang anggota kami dan dua orang PHL," ujar Syaiful.

    Kelima orang dengan hasil reaktif tes cepat itu mengikuti tes usap (swab test) di lokasi yang sama.

    Syaiful mengatakan kelima orang dengan hasil rapid test reaktif itu pun diwajibkan menjalani isolasi mandiri sembari menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. "Kita perintahkan isolasi mandiri di rumah, selama menunggu hasil yang sebenarnya," ujar Syaiful.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 4 Tips Aman Dalam Lift saat Pandemi Covid-19

    Lift sangat membantu aktifitas sehari-hari di kantor. Namun di tengah pandemi Covid-19, penggunaan lift harus lebih diperhatikan.