Ekonomi Jakarta Anjlok, Kadin DKI: Korporasi Juga Harus Dapat Stimulus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri atau Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, mengatakan pemerintah harus memberikan stimulus kepada korporasi untuk memulihkan perekonomian Jakarta yang anjlok. Menurut dia, korporasi juga terdampak pandemi Covid-19 sama seperti usaha mikro kecil menengah (UMKM).

    "Jangan dikira cuma UMKM yang terdampak. Banyak justru korporasi sudah terdampak," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Diana mengkritik stimulus pemerintah untuk korporasi yang justru semakin memberatkan. Salah satunya soal penjaminan kredit dengan membuat asuransi. Dia keberatan pengusaha tetap harus membayar premi asuransi di tengah lesunya ekonomi.

    "Harus dengan Askrindo lah, pakai asuransi A, asuransi B, itu penjaminan dari pemerintah, katanya.” Ia setuju jika ada bantuan dengan penjaminan. “Tapi kami tak usah bayar preminya."

    Diana mengatakan, korporasi masih berupaya bertahan mengingat tanggung jawab terhadap karyawan. Namun, sudah banyak pabrik, khususnya bidang padat karya yang merumahkan karyawannya.

    Kadin berharap, pemerintah segera mengimplementasikan stimulus yang dijanjikan agar ekonomi Jakarta anjlok tak terulang pada Triwulan III 2020. Dengan stimulus ini, paling tidak sekitar 60 persen UMKM bakal pulih.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta mencatat pertumbuhan ekonomi ibu Kota pada Triwulan II 2020 (year-on-year) minus 8,22 persen. BPS Jakarta menyimpulkan angka itu merupakan yang terendah selama kurun waktu 10 tahun terakhir.


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.