Polisi Ringkus 3 Pelaku Penembakan Misterius di Tangerang Selatan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penembakan. timeout.com

    Ilustrasi penembakan. timeout.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi meringkus pelaku penembakan misterius yang menembak beberapa orang di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

    "Kami menangkap tiga orang pelaku yang sudah meresahkan masyarakat yakni dengan menembak orang-orang dengan senapan berpeluru mimis," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Muharram Wibisono, Senin malam, 10 Agustus 2020.

    Menurut Muharram, ketiga pelaku berinisial CC, 19 tahun, CC (19), dan EV (27) ditangkap Senin malam pada tempat yang berbeda di kota Tangerang.

    "Mereka ditangkap ada yang di salah satu apartemen, ada juga yang di rumah. Tapi kami masih pengembangan ya," ujarnya.

    Saat ini, kata Muharram, polisi telah menyita barang bukti berupa senjata dari ketiga pelaku yang digunakan untuk menembak tujuh orang di wilayah yang berbeda.

    "Tentu itu menjadi bukti untuk menguatkan bahwa mereka pelakunya, ketiga pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

    Sebelumnya warga Tangerang Selatan dihebohkan dengan kasus penembakan misterius di beberapa wilayah seperti Serpong Utara.

    "Korban sudah melapor ke pihak kepolisian, saat ini sedang dalam proses penyelidikan kami," kata Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Iman Setiawan, Ahad 9 Agustus 2020.

    Menurut Iman, motif pelaku melakukan penembakan secara misterius ini masih belum diketahui, karena pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

    "Dugaan motifnya seperti apa belum kami ketahui, lokasi penembakan pun berbeda- beda. Sementara ada tujuh laporan di wilayah Tangerang," ungkapnya.

    Untuk senjata yang digunakan oleh pelaku, lanjut Iman, diduga jenis air softgun karena peluru yang bersarang ditubuh korban jenis peluru mimis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.