Dalam 3 Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Bertambah 36 Orang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) memantau pelaksanaan rapid test massal di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Jumat 26 Juni 2020. Ridwan Kamil memantau pelaksanaan rapid test di Stasiun Bogor dan Pondok Pesantren sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) memantau pelaksanaan rapid test massal di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Jumat 26 Juni 2020. Ridwan Kamil memantau pelaksanaan rapid test di Stasiun Bogor dan Pondok Pesantren sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Kasus positif Covid-19 terkonfirmasi positif di Kota Bogor dalam tiga hari terakhir bertambah 36 orang sehingga secara keseluruhan menjadi 362 kasus.

    "Ditemukannya 36 kasus positif Covid-19 di Kota Bogor menunjukkan ada peningkatan penyebaran Covid-19," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Kota Bogor, Senin 10 Agustus 2020.

    Menurut Dedie, penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yakni berturut-turut tambah 12 kasus positif dalam tiga hari terakhir, pada 8-10 Agustus, menjadi 36 kasus.

    Baca juga: Kasus Corona Kota Bogor, Tiga Lagi Pegawai Pemkot Positif Covid-19

    ADVERTISEMENT

    Sedangkan, kasus positif sembuh dalam tiga hari terakhir hanya 12 kasus, yakni tiga kasus pada Sabtu, tujuh kasus pada Minggu, serta dua kasus pada Senin. Total pasien sembuh menjadi 216 kasus atau 59,66 persen.

    Persentase tingkat kesembuhan ini terus menurun dalam tiga hari terakhir, yakni turun dari 61,24 persen pada Sabtu menjadi 61,14 persen pada Minggu. Pada Senin, 10 Agustus, tingkat kesembuhan  turun lagi menjadi 59,66 persen.

    Menurut Dedie, tren peningkatan kasus positif di Kota Bogor terjadi sejak sekitar tiga pekan lalu. Karena itu, hasil evaluasi dari Pemerintah Kota Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tingkat kewaspadaan terhadap Covid-19 di Kota Bogor meningkat lagi dari level rendah atau zona kuning menjadi level sedang atau zona oranye.

    "Warga Kota Bogor harus benar-benar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai Kota Bogor tergelincir lagi ke level tinggi atau zona merah," katanya.

    Dedie mengakui, adanya tren peningkatan kasus positif Covid-19 terjadi setelah diterapkannya pembatasan sosial berskala besar pra-adaptasi kebiasaan baru (PSBB Pra-AKB) yakni diberikannya kelonggaran pada sektor-sektor ekonomi yang tidak dikecualikan.

    Setelah adanya PSBB Pra-AKB, kata dia, maka mobilitas pergerakan orang ke luar kota menjadi lebih longgar. "Peningkatan kasus positif Covid-19 saat ini lebih banyak tertular dari aktivitas orang yang pergi ke luar kota atau orang dari zona merah yang datang ke Kota Bogor," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.