Karyawan Positif Covid-19, Dua Lantai LKBN Antara Dikosongkan Sementara

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo kantor berita Antara.

    Logo kantor berita Antara.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat mengatakan, dua lantai gedung kantornya dikosongkan sementara. Menurut dia, penutupan itu guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor.

    "Sesuai arahan pihak Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) DKI agar melakukan disinfektasi tambahan dan ulang di dua lantai gedung Wisma Antara, maka lantai tersebut secara prosedural harus kami kosongkan selama satu hari," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 11 Agustus 2020.

    Baca Juga: Update Covid-19 DKI Jakarta, Pasien Positif Bertambah 471 Orang

    Sebelumnya dikabarkan lima karyawan Antara terinfeksi virus corona. Empat di antaranya wartawan Antara dan satu lagi pramukantor. Menurut Meidyatama, pihaknya terus melakukan antisipasi untuk pengamanan lingkungan kerja.

    Penutupan itu, lanjut dia, tak berdampak terhadap aktivitas redaksi dan pemberitaan Antara. "Hal ini tidak berdampak terhadap aktivitas pemberitaan dan redaksi yang memang telah menerapkan kebijakan WFH untuk 80 persen stafnya," jelasnya.

    Dalam unggahan Twitter @kominfotikjp, Pemerintah Kota Jakarta Pusat mendatangi Gedung Wisma Antara, Jakarta Pusat pada 10 Agustus 2020. Kedatangan itu untuk menindaklanjuti laporan adanya reporter LKBN Antara yang positif Covid-19.

    Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi melihat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lantai 19 divisi manajemen dan lantai 20 bagian redaksi. Dia didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakpus Bakwan Ginting, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakpus Erizon, dan Kasudin Tenaga Kerja dan Energi Jakpus Fidiyah Rokhim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 4 Tips Aman Dalam Lift saat Pandemi Covid-19

    Lift sangat membantu aktifitas sehari-hari di kantor. Namun di tengah pandemi Covid-19, penggunaan lift harus lebih diperhatikan.