Kebakaran Pemukiman Padat Dekat Stasiun Duri, KRL Belum Bisa Melintas

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Firman Hidayat

    Ilustrasi. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Perjalanan kereta listrik atau KRL Commuter Line dari Stasiun Duri belum bisa melintas imbas kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Selasa malam, 11 Agustus 2020.

    "#InfoLintas Terdapat kebakaran di area pemukiman warga antara Stasiun Duri dan saat ini masih dalam proses evakuasi. Perjalanan KA masih menunggu aman untuk dapat melintas," seperti dikutip dari akun Twitter Commuter Line @CommuterLine, Selasa malam, 11 Agustus 2020.

    Pihak Commuter Line melakukan pengalihan jalur KA Jatinegara-Bogor. Perjalanan kereta dilayani via stasiun Jakarta Kota-Juanda-Manggarai, sehubungan imbas kebakaran pemukiman warga dekat Stasiun Duri.

    Untuk memadamkan kebakaran 100 awak personel dikerahkan. Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan titik kenal kebakaran tersebut berada di depan kawasan Stasiun Duri."Pengerahan akhir, 20 unit pemadam, 100 personel," ujar Eko di Jakarta.

    Eko mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran sejak pukul 20.06 WIB. Kemudian mengerahkan tujuh unit pemadam dengan 45 personel.

    Namun si jago merah semakin membesar, sehingga empat menit kemudian Damkar Jakarta Barat mengerahkan bantuan tambahan pemadam.

    Kawasan rumah padat penduduk tersebut hingga kini masih dalam proses pemadaman api. "Situasi merah, proses pemadaman," ujar Eko.

    Belum diketahui penyebab asal kebakaran dan berapa besar warga yang terdampak dari kebakaran tersebut. Sementara dalam video kebakaran kawasan itu di Instagram @jakarta.terkini, tampak warga berlalu lalang menghindar dari bangunan tempat tinggal yang terbakar.

    Selain itu, tampak tiang listrik yang roboh dan menimpa bangunan lainnya. Warga terdampak kebakaran juga berusaha menghindari kabel listrik dan ledakan dari kebakaran.

    M ROSSENO AJI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.