Alasan Sakit, Hadi Pranoto Batal Diperiksa Polisi Soal Klaim Obat Covid-19

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi mencegah COVID-19, di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, 3 Agustus 2020. Berdasarkan hasil penelitiannya,  ramuan dari bahan-bahan herbal alami Indonesia tersebut dipercaya mampu meningkatkan antibodi dalam mencegah penyebaran COVID-19 dan direncanakan akan diproduksi massal gratis. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Peneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi mencegah COVID-19, di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, 3 Agustus 2020. Berdasarkan hasil penelitiannya, ramuan dari bahan-bahan herbal alami Indonesia tersebut dipercaya mampu meningkatkan antibodi dalam mencegah penyebaran COVID-19 dan direncanakan akan diproduksi massal gratis. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya batal memeriksa Hadi Pranoto, orang yang dilaporkan oleh Muannas Alaidid dengan tuduhan menyebar hoaks soal obat Covid-19. Polisi sebelumnya telah menjadwalkan memeriksa Hadi pada pukul 10.00 pagi tadi. 

    "Saudara Hadi Pranoto tidak bisa hadir dan belum bisa ditentukan kapan bisa hadir," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat dihubungi, Kamis, 13 Agustus 2020. 

    Yusri tidak menjelaskan penyakit Hadi Pranoto sehingga tak bisa menghadiri pemeriksaan. Namun, ia memastikan saat ini Hadi sudah memeriksakan dirinya ke dokter. "Kami masih menunggu pemeriksaan dokter," kata Yusri.

    Muannas Alaidid melaporkan Anji dan Hadi Pranoto pada 3 Agustus 2020. Keduanya dibidik dengan Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45a Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. 

    Muannas menganggap klaim Hadi Pranoto soal obat Covid-19 yang ditampilkan dalam YouTube Dunia Manji ditentang banyak kalangan seperti akademisi, ilmuwan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, influencer, dan masyarakat luas. 

    Menurut Muannas, klaim Hadi berpotensi menimbulkan kegaduhan dan polemik. Senin lalu, 10 Agustus 2020, Anji telah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Polisi menanyainya tentang identitas, channel atau akun Dunia Manji, dan kronologi wawancara dengan Hadi Pranoto. "Intinya materi pokok perkara," kata Anji.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.