Ketua RW Sebut Korban Penembakan di Kelapa Gading Sosok yang Rendah Hati

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar memeriksa lokasi penembakan S, 51 tahun pada Jumat, 14 Agustus 2020 di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara. TEMPO/Wintang Warastri

    Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar memeriksa lokasi penembakan S, 51 tahun pada Jumat, 14 Agustus 2020 di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara. TEMPO/Wintang Warastri

    TEMPO.CO, JakartaKetua RW 24 Kelurahan Pegangsaan Dua, Sukamto, menyatakan korban penembakan di Kelapa Gading adalah sosok yang rendah hati dan mudah bergaul. Bos pelayaran Sugianto, 51, ditemukan tewas ditembak di selasar Ruko Royal Gading Squere, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis siang, pukul 12.00.

    Menurut Sukamto, korban bukan orang yang sombong. Bahkan sehari-hari korban sering berkumpul dengan warga sekitar.

    Pada saat kejadian, petugas keamanan ruko sebenarnya berusaha menangkap pelaku penembakan, yang diketahui hanya satu orang lewat CCTV.

    Baca: Korban Penembakan di Kelapa Gading, Polisi: Bos Perusahaan Pelayaran     

    "Sesuai laporan sekuriti, tadi sempat mengejar pelaku, tapi pelaku sempat melompat keluar dan di depan sudah ditunggu sepeda motor," kata Sukamto di Kelapa Gading, Kamis 13 Agustus 2020.

    Berdasarkan penyelidikan polisi, bos pelayaran itu ditembak orang tak dikenal saat hendak makan siang di rumahnya.

    "Rumah korban dengan kantornya memang tidak jauh. Dia pulang ke rumah untuk makan siang dengan berjalan kaki," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, kemarin.

    Sekitar 50 meter dari kantornya, Yusri mengatakan tiba-tiba ada seorang pria tak dikenal menghampiri Sugianto dari belakang. Sugianto sempat menoleh dan berlari saat melihat dia ditodong. 

    Pria berpakaian hitam itu tanpa ragu melepaskan 4 kali tembakan ke bagian belakang S, dekat area kepala. 

    Melihat korbannya tersungkur, pelaku pembunuhan itu segera melarikan diri bersama seorang temannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor, tak jauh dari lokasi.

    Jenazah korban penembakan di Kelapa Gading itu dibawa polisi ke RS Polri untuk autopsi.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 4 Tips Aman Dalam Lift saat Pandemi Covid-19

    Lift sangat membantu aktifitas sehari-hari di kantor. Namun di tengah pandemi Covid-19, penggunaan lift harus lebih diperhatikan.