Wali Kota Bekasi Izinkan Perlombaan 17 Agustus saat Pandemi Covid, Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak mengikuti lomba tradisional  sumpit di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis 15 Agustus 2019. Lomba tersebut rangkaian dari Hut ke-74 Kemerdekaan RI dan sekaligus hari jadi Kabupaten Bekasi ke-69.ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah anak mengikuti lomba tradisional sumpit di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis 15 Agustus 2019. Lomba tersebut rangkaian dari Hut ke-74 Kemerdekaan RI dan sekaligus hari jadi Kabupaten Bekasi ke-69.ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak melarang warganya merayakan Hari Kemerdekaan RI dengan menggelar berbagai macam perlombaan 17 Agustus. Akan tetapi, ia mengingatkan panitia harus membatasi dan mengedepankan protokol kesehatan.

    "Lomba-lomba boleh, tapi dengan kapasitas tidak seperti biasa," kata Rahmat Effendi selepas menjadi inspektur upacara bendera di Alun-alun Kota Bekasi, Senin, 17 Agustus 2020.

    Padahal, Kamis lalu Rahmat sempat mengimbau agar masyarakat meniadakan perlombaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun atau HUT RI ke-75 karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

    "Kalau ada euforia-euforia seperti lomba panjat pinang yang begitu-begitu sebaiknya ditunda dulu. Insya Allah tahun depan selesai, tidak ada pandemi kita bisa memperingati lagi secara meriah," kata Wali Kota Bekasi, 13 Agustus 2020.

    Rahmat mengatakan kasus Covid-19 di wilayahnya mengalami kenaikan. Tapi, kecenderungan bersumber dari klaster keluarga. Adapun penularannya, kata dia, transmisi dari lingkungan kerja dan kewilayahan kepada keluarga.

    Baca: Seluruh Warga Bekasi Diminta Tiadakan Perlombaan Tujuh Belasan HUT RI ke-75

    Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, jumlah kasus Covid-19 di Kota Bekasi sampai dengan 14 Agustus 2020 mencapai 703. Mengalami penambahan sebanyak 85 kasus dalam kurun waktu tiga hari.

    Adapun kasus aktif sebanyak 63, tersebar di 10 kecamatan. Hanya dua kecamatan yang tidak ada, yaitu Bantargebang dan Jatisampurna. Meningkatnya kasus ini membuat pemerintah menghentikan car free day mulai kemarin sampai batas waktu tidak ditentutan.

    Menurut Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, masyarakat Kota Bekasi diizinkan membuat kegiatan perlombaan 17 Agustus sebagai bentuk ungkapan kemeriahan dalam rangka memperingati HUT RI ke-75. "Boleh dilakukan dalam kelompok kecil, tentu dijaga standar protokol kesehatannya," ucap Rahmat Effendi.

    ADI WARSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.