PN Jakarta Pusat Putuskan Perkara Pembunuhan Balita oleh Remaja Puteri Hari Ini

Reporter

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo P Condro memperlihatkan coretan karakter fiksi horor The Slender Man yang dibuat oleh tersangka NF (15 tahun) dalam gelar perkara di Mapolrestro Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Maret 2020. Akhir pekan lalu, publik dihebohkan dengan pengakuan NF yang telah membunuh tetangganya yang masih balita. ANTARA/Andi Firdaus

TEMPO.CO, JakartaPengadilan Negeri Jakarta Pusat mengagendakan pembacaan putusan perkara pembunuhan balita dengan terdakwa NF, 15 tahun, remaja puteri, hari ini, Selasa, 18 Agustus 2020. “Sudah agenda sidang akhir,” ujar penasihat hukum remaja puteri itu, Anton melalui pesan teks, Senin malam, 17 Agustus 2020.  

Pada sidang sebelumnya tim penasihat hukum membacakan nota pembelaan atau pleidoi untuk NF yang tinggal di Balai Rehabilitasi Anak selama proses hukum berlangsung. 

NF didakwa menghabisi nyawa APA, 5 tahun, di rumahnya, di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Kamis, 5 Maret 2020. Menurut jaksa, bocah yang juga tetangganya itu ditenggelamkan ke dalam bak mandi.  

Keesokan harinya NF menyerahkan diri kepada Polsek Taman Sari. Namun karena lokasi kejadian di kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, akhirnya Polsek Taman Sari menghubungi Polsek Sawah Besar.

Polisi yang memeriksa tempat terjadinya peristiwa itu menemukan korban di dalam lemari dengan kondisi terikat dan tidak bernyawa. Terdakwa mendapatkan penanganan dari ahli jiwa.

Jaksa menggunakan Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Peradilan Anak dalam memproses perkara pembunuhan balita itu.






Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

7 hari lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Kuasa Hukum Richard Eliezer Serukan Hakim Ex Aequo Et Bono, Ini Maknanya

8 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Serukan Hakim Ex Aequo Et Bono, Ini Maknanya

Kuasa hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menyerukan istilah Ex Aequo Et Bono sembari menatap hakim saat membacakan pleidoi Richard Eliezer.


Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

10 hari lalu

Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

Peradilan merupakan proses hukum yang dijalankan di pengadilan untuk memeriksa, memutus, dan mengadili perkara.


Sidang Konsumen Meikarta Ditunda 2 Pekan Lagi karena Alamat Tergugat Tak Jelas

11 hari lalu

Sidang Konsumen Meikarta Ditunda 2 Pekan Lagi karena Alamat Tergugat Tak Jelas

Sidang PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) melawan 18 konsumen Meikarta dimulai perdana hari ini. Namun, sidang ditunda dua Minggu lagi karena ada alamat tergugat yang tidak jelas.


Gangguan Mental Remaja Meningkat, Ini yang Perlu Dilakukan Keluarga

12 hari lalu

Gangguan Mental Remaja Meningkat, Ini yang Perlu Dilakukan Keluarga

Untuk mencegah lahirnya anak atau remaja dengan gangguan mental, perlu disertai pola pengasuhan yang baik dan pemberian gizi yang cukup.


Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol di Mangga Besar yang Viral

13 hari lalu

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol di Mangga Besar yang Viral

viral di media sosial rekaman pengeroyokan pengemudi ojek online di rumah makan Gold Chick Lokasari, Mangga Besar, Jakarta Barat


Polres Bogor Kota Deteksi Jaringan Remaja Pengadang Truk di Facebook

18 hari lalu

Polres Bogor Kota Deteksi Jaringan Remaja Pengadang Truk di Facebook

Seorang remaja berinisial MSA, 15 tahun, tewas tertabrak saat membuat konten adang truk di Kabupaten Bogor pada Kamis, 5 Januari 2023.


PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

18 hari lalu

PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

PN Bogor mengabulkan permohonan praperadilan tiga pegawai Kemenkop UKM yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan


Remaja Suka Berbohong, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

21 hari lalu

Remaja Suka Berbohong, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Ketika orang tua mengabaikan kebutuhan remaja akan dukungan, saat itulah mereka terpaksa berbohong.


Tragis, Remaja Tewas akibat Stop Truk demi Konten Media Sosial, Polisi Tetapkan Dia Korban Tabrak Lari

24 hari lalu

Tragis, Remaja Tewas akibat Stop Truk demi Konten Media Sosial, Polisi Tetapkan Dia Korban Tabrak Lari

Polisi menetapkan remaja yang tewas akibat menyetop truk demi konten di media sosial saat melintas sebagai korban tabrak lari.