Viral Pencurian Motor Yamaha R15 di Kavling Hankam Joglo, Raib Dalam Lima Menit

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian sepeda motor. bennetts.co.uk

    Ilustrasi pencurian sepeda motor. bennetts.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Rekaman CCTV pencurian motor sport di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, viral di media sosial. Kawanan maling membawa kabur Yamaha R15 itu hanya dalam waktu lima menit.

    Rekaman CCTV memperlihatkan empat pemuda sebagai pelaku pencurian motor sport Yamaha R15 di kawasan Jalan Rudal II Kavling Hankam Joglo. Rekaman CCTV maling motor tersebut viral di media sosial @info_ciledug.

    "Baru bangun tidur, terus waktu buka gorden masih ada motor, saya ketiduran lagi lima menitan. Setelah itu, dengar ada suara kunci gembok, saya lihat motor ada yang bawa,"  kata ibu pemilik motor, yang juga saksi mata kejadian, Sri Wahyuni (45), Rabu malam 19 Agustus 2020.

    Sri menyebut kejadian itu berlangsung pada Selasa pagi sekitar pukul 06.29. Awalnya, dia mengira pria yang membawa motor sport itu adalah menantunya.

    Namun dia curiga lantaran saat ditengok dari jendela, postur tubuh pencuri motor berbeda dengan menantunya. Terlebih, maling itu hanya mengenakan masker saja.

    Sri kaget dan segera membuka jendela rumah. "Saya teriak maling tapi tidak ada yang dengar, kemudian saya buka pintu dan mencoba mengejar," ujar dia.

    Dari CCTV milik tetangganya, terlihat bahwa keempat maling motor itu memasuki kompleks perumahan  menggunakan dua motor. Mereka berkeliling memantau situasi untuk menemukan target yang aman.

    Satu orang bertugas mengambil motor dan membuka pintu pagar, sedangkan sisanya memantau situasi.

    Baca juga: Manfaatkan Media Sosial, Pencuri Gondol 12 Sepeda Motor

    Kawanan maling motor itu hanya butuh waktu kurang dari lima menit untuk merampas motor Sri yang diparkir dalam keadaan setang terkunci.

    Sri melaporkan pencurian motor sport itu ke kantor kepolisian terdekat, namun laporannya batal diproses lantaran Sri tidak membawa BPKB. Sampai saat ini Sri mengaku belum melengkapi berkas pelaporan."Saya belum sempat. Nanti kembali melapor," ujarnya.
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.