Otak Penembakan di Kelapa Gading Pura-pura Kesurupan untuk Yakinkan Kelompoknya

Para tersangka dihadirkan dalam rilis kasus penembakan pengusaha pelayaran di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

Hingga pada 8 Agustus 2020, NL kembali menghubungi para tersangka dan memohon mengabulkan permintaannya. Ia mengatakan bahwa ajalnya telah dekat, jika para tersangka tidak segera menghabisi Sugianto.

"Aku ini udah di detik-detik akhir mau mati, masa kamu tega sama aku," ujar Luthfi saat meyakinkan teman-temannya untuk membunuh bos nya itu.

Tujuh tersangka itu kemudian menyanggupi permintaan NL dan bertemu di Hotel Ciputra, Cibubur, Jakarta Timur. Dalam pertemuan itu, NL kembali berpura-pura kesurupan arwah sang ayah di hadapan teman-temannya.

"Assalamualaikum, apakah kalian siap berjuang?" ujar NL kepada para tersangka lain. Pertanyaan itu kemudian dijawab kompak oleh para tersangka lain.

"Waalaikumsalam, siap Eyang," ujar para tersangka dan diikuti pingsannya NL.

Para tersangka kemudian mulai mencari siapa yang cocok untuk menjadi eksekutor pembunuhan itu. Hingga akhirnya mereka menghubungi seorang kenalan berinisial DM di kawasan Bangka Belitung. DM dulunya juga murid dari orangtua NL.

Saat ditawarkan untuk membunuh orang, DM tak langsung mengiyakannya karena mengaku sudah bertobat. Namun saat dikatakan pembunuhan itu adalah perintah sang guru, DM mulai mempertimbangkannya.

"Saya solat istikarah dulu," ujar DM melalui sambungan telepon.

Hingga pada 11 Agustus 2020, DM menerima tawaran tersebut. Ia kemudian melakukan eksekusi pembunuhan dengan menembak Sugianto di dekat kantornya yang berada di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 13 Agustus 2020.

Setelah buron delapan hari, polisi akhirnya berhasil menangkap 10 tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan itu pada 21 Agustus 2020. Selain itu, polisi juga berhasil menangkap 2 tersangka lainnya yang menjual-belikan senjata api ilegal yang digunakan DM. Sehingga total jumlah tersangka dalam kasus ini sebanyak 12 orang.

Adapun 10 tersangka kasus pembunuhan itu, antara lain NL, suami NL yang berinisial MM, lalu SY, DM, S, MR, AJ, DW, R, dan RS. Sedangkan untuk 2 tersangka kasus menjual-belikan senjata api ilegal adalah TH dan SP.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, lalu Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api. Mereka terancam pidana hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.






Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado, Polda Metro Jaya Tetapkan 2 Tersangka

6 jam lalu

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado, Polda Metro Jaya Tetapkan 2 Tersangka

Penggerebekan kantor pinjol ilegal di Manado ini berawal dari laporan nasabah ke Polda Metro Jaya karena diancam dan diteror


Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado

12 jam lalu

Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado

Penggerebekan kantor pinjol ilegal di Manado ini berawal dari laporan nasabah ke Polda Metro Jaya karena diteror dan diancam


Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

1 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal, Keluarga Tolak Autopsi

2 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal, Keluarga Tolak Autopsi

Polda Metro Jaya mengatakan pihak keluarga mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan menolak autopsi


Sambut HUT Polda Metro Jaya ke-73, Polisi Bagikan Sembako bagi Warga Kembangan

2 hari lalu

Sambut HUT Polda Metro Jaya ke-73, Polisi Bagikan Sembako bagi Warga Kembangan

Kegiatan amal ini akan terus berlangsung hingga puncak rangkaian peringatan 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya pada 6 Desember mendatang.


Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

2 hari lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

2 hari lalu

Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

Mantan guru di Australia, yang menjadi subjek podcast "The Teacher's Pet" dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh istrinya 40 tahun lalu


Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

2 hari lalu

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Peserta Munajat Akbar Reuni 212 mulai membubarkan diri. Rizieq Shihab dipaksa menghadiri acara tersebut.


Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Dampak Reuni 212 di TMII Jumat Hari Ini

2 hari lalu

Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Dampak Reuni 212 di TMII Jumat Hari Ini

Polda Metro siapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dampak Reuni 212, Jumat, 2 Desember 2022, hari ini.


Tilang Manual Tetap Berlaku, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Ini

4 hari lalu

Tilang Manual Tetap Berlaku, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Ini

Polda Metro Jaya dan Polda Riau menyiasati dengan memberlakukan tilang elektronik dan tilang manual untuk mengatasi berbagai pelanggaran.