Proyek MRT Fase 2, Dinas Perhubungan Tutup Jalan Merdeka Selatan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

(kiri ke kanan) Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim, Komisaris Utama MRT Muhammad Syaugi, dan Direktur Utama MRT William Sabandar saat meninjau pengerjaan proyek MRT Fase 2 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2020. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal melakukan rekayasa lalu lintas di Ibu Kota, untuk pengerjaan konstruksi Mass Rapid Transit atau MRT fase dua. Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan karena bakal ada pekerjaan tes pit di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi Selatan

"Pelaksanaan pekerjaan akan dimulai 26 Agustus sampai dengan 9 September 2020," kata Syafrin melalui keterangan tertulis, Selasa, 25 Agustus 2020.

Dinas Perhubungan bakal menutup jalur lambat di Jalan Merdeka Selatan sisi Selatan, sehingga lalu lintas dari arah Timur atau Tugu Tani akan dialihkan melalui jalur cepat. "Kecuali untuk ke Wisma Antara dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih dapat mengaksesnya."

Shimizu-Adhi Karya Joint Venture selaku pelaksana pekerjaan konstruksi MRT Fase 2 paket CP201 atau Stasiun Thamrin dan Stasiun Monumen Nasional bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pekerjaan.

"Kami mengimbau para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan," ujar Syafrin.






MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

6 jam lalu

MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

MRT Jakarta fase 2A akan mempunyai stasiun empat lantai dengan kedalaman hingga 28 meter di bawah tanah.


Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

1 hari lalu

Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

Berikut syarat dan ketentuan naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta terbaru 2022.


Timbulkan Pencemaran Suara, Polda Jateng Sita 140 Ribu Knalpot Brong

3 hari lalu

Timbulkan Pencemaran Suara, Polda Jateng Sita 140 Ribu Knalpot Brong

Ditlantas Polda Jawa Tengah melakukan langkah tegas dengan merazia atau menyita sebanyak 140.000 knalpot brong atau knalpot tidak sesuai standar.


Banyak yang Belum Tahu, Ini Sosok Polisi Pencetus BPKB dan Surat Tilang

5 hari lalu

Banyak yang Belum Tahu, Ini Sosok Polisi Pencetus BPKB dan Surat Tilang

BPKB merupakan bukti legalitas bahwa kendaraan tersebut merupakan milik kita dan juga menjadi syarat penerbitan STNK dan TNKB atau pelat nomor.


MRT Jakarta Temukan Artefak Era Batavia di Proyek CP 203 Kawasan Glodok

8 hari lalu

MRT Jakarta Temukan Artefak Era Batavia di Proyek CP 203 Kawasan Glodok

PT Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta (Perseroda) menemukan artefak peninggalan jaman kolonial Batavia dan Sunda Kelapa di lokasi pembangunan MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota.


Jumlah Penumpang MRT Jakarta Kembali Meningkat Pascakenaikan Harga BBM

9 hari lalu

Jumlah Penumpang MRT Jakarta Kembali Meningkat Pascakenaikan Harga BBM

Sebelum harga BBM naik, jumlah penumpang MRT Jakarta menunjukkan penurunan selama 3 bulan berturut-turut.


Kapolda Metro Fadil Imran Ingatkan Anggotanya Tidak Meremehkan Masalah Kemacetan di DKI

10 hari lalu

Kapolda Metro Fadil Imran Ingatkan Anggotanya Tidak Meremehkan Masalah Kemacetan di DKI

Kapolda Fadil Imran mengatakan masalah kemacetan tidak bisa dianggap remeh. Karena kepatuhan berlalu lintas cermin kemajuan sebuah bangsa.


Tiga Bulan Berturut-turut Jumlah Penumpang MRT Jakarta Terus menurun

14 hari lalu

Tiga Bulan Berturut-turut Jumlah Penumpang MRT Jakarta Terus menurun

Data jumlah penumpang MRT Jakarta selama Juni hingga Agustus menunjukkan penurunan.


PT MRT Jakarta Minta Suntikan Modal Rp 1,71 Triliun untuk Akusisi Saham PT KCI

15 hari lalu

PT MRT Jakarta Minta Suntikan Modal Rp 1,71 Triliun untuk Akusisi Saham PT KCI

Rencana usulan MRT Jakarta akuisisi saham PT KCI tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi B dengan BUMD DKI hari ini.


Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Bus Ekonomi Antarkota di Jawa Barat Naik 16 Persen

15 hari lalu

Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Bus Ekonomi Antarkota di Jawa Barat Naik 16 Persen

Tarif bus ekonomi antarkota dalam provinsi (AKDP) di Jawa Barat resmi naik 16 persen usai kenaikan harga BBM.