PPSU Temukan Mayat Bayi Laki-laki di Tumpukan Sampah

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi mayat. guardian.ng

TEMPO.CO, Jakarta - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau PPSU menemukan mayat bayi laki-laki di saluran Anak Kali Sentiong, Kelurahan Kampung Rawa, Jakarta Pusat.

Penemuan mayat bayi laki-laki itu menggegerkan warga sekitar RT013 RW002 Kelurahan Kampung Rawa pada Rabu pagi tadi pukul 08.30 WIB.

"Itu mayat bayi tertutup sampah. Saya pikir tadi boneka, pas di angkat sampah ternyata itu bayi beneran," kata Ade Hermawan Petugas PPSU yang menemukan mayat bayi saat melakukan pemeliharaan saluran Anak Kali Sentiong, Rabu, 26 Agustus 2020.

Ade menceritakan awalnya ia dan satu orang petugas PPSU lainnya bertugas seperti biasanya membersihkan saluran air dekat permukiman warga.

Namun pada saat Ade mengangkut tumpukan sampah, ia justru menemukan mayat bayi itu.

Saat dihubungi secara terpisah, Kapolsek Johar Baru Komisaris Supriadi mengatakan kasus penemuan bayi di wilayahnya itu dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Itu sepenuhnya dilimpahkan ke Polres, dua orang yang menemukan bayinya itu kami bawa ke Polres untuk jadi saksi," ujar Supriadi.

Mayat bayi itu akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi lebih lanjut oleh petugas kesehatan.






Wali Kota Jakarta Pusat Dukung Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022

10 hari lalu

Wali Kota Jakarta Pusat Dukung Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022

Wali Kota Jakarta Pusat meminta para lurah dan camat mendukung pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.


Semarak Mural di Kampung Gembira Gembrong, Segera Diresmikan Anies Baswedan

11 hari lalu

Semarak Mural di Kampung Gembira Gembrong, Segera Diresmikan Anies Baswedan

Lukisan mural menghiasi dinding-dinding rumah warga di Kampung Gembira Gembrong. Dua pekan lagi tuntas dan diresmikan Anies Baswedan.


Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Sempat Kisruh Antara PA 212 dan Kelompok Lain

12 hari lalu

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Sempat Kisruh Antara PA 212 dan Kelompok Lain

Demo menolak kenaikan harga BBM yang berpusat di kawasan Patung Kuda sempat diwarnai kekisruhan antara kelompok PA 212 dan elemen lain.


Hotel Treva Menteng Tak Penuhi Aspek Keselamatan Kebakaran, Sudah 3 kali Dikirim Surat Peringatan

13 hari lalu

Hotel Treva Menteng Tak Penuhi Aspek Keselamatan Kebakaran, Sudah 3 kali Dikirim Surat Peringatan

Dinas Gulkarmat DKI telah tiga kali mengirim surat peringatan ke Hotel Treva International Menteng yang mengabaikan aspek keselamatan kebakaran.


Car Free Day Jakarta dalam Cuaca Cerah, Warga Tumpah di Jalanan

14 hari lalu

Car Free Day Jakarta dalam Cuaca Cerah, Warga Tumpah di Jalanan

Car Free Day Jakarta hari ini ramai, BMKG prediksi sejumlah wilayah di DKI akan hujan saat siang.


Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan di Sebagian Wilayah Siang Ini

21 hari lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan di Sebagian Wilayah Siang Ini

BMKG memperkirakan DKI Jakarta akan dilanda cuaca berawan hingga hujan pada hari ini, Ahad, 4 September 2022.


Relokasi Pedagang Abdul Jalil ke Gedung Swadarma, DKI Ingin Jadi Prototipe Penataan

29 hari lalu

Relokasi Pedagang Abdul Jalil ke Gedung Swadarma, DKI Ingin Jadi Prototipe Penataan

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) bersama para pengelola Gedung Swadarma melakukan penandatanganan penataan pedagang Abdul Jalil.


Lift di Toko Pasar Baru Jakpus Jatuh dari Lantai 4, Satu Orang Tewas

31 hari lalu

Lift di Toko Pasar Baru Jakpus Jatuh dari Lantai 4, Satu Orang Tewas

Lift di sebuah toko di Pasar Baru Jakarta Pusat itu jatuh bebas dari lantai 4. Ada dua orang yang sedang berada di dalam lift.


Gulkarmat Jakarta Pusat Edukasi Penanganan Kebakaran dan Bencana di CFD

34 hari lalu

Gulkarmat Jakarta Pusat Edukasi Penanganan Kebakaran dan Bencana di CFD

Sudin Gulkarmat Jakpus memberi edukasi kepada masyarakat cara menghubungi petugas Damkar bila terjadi kebakaran atau bencana lain.


Wagub DKI Sebut Guru SMKN 1 Jakarta yang Aniaya Murid Dimutasi

35 hari lalu

Wagub DKI Sebut Guru SMKN 1 Jakarta yang Aniaya Murid Dimutasi

Seorang guru di SMKN 1 Jakarta diduga menganiaya murid karena mendapat laporan korban memalak adik kelasnya