Korban Persetubuhan Anak Menyesali Perbuatannya

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi perkosaan. tehelka.com

TEMPO.CO, Jakarta - Gadis asal Cengkareng yang kabur diajak pelaku persetubuhan anak menyatakan menyesali perbuatannya. Hal itu ia ungkapkan di rumah aman di bawah pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat Komisaris Teuku Arsya Khadafi mengatakan, remaja berinisial F itu telah menyadari perilakunya keliru saat dibawa kabur pelaku persetubuhan anak, Wawan Gunawan (41).

"Intinya dia (F) menyesali perbuatannya," ujar Arsya di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020.

Arsya mengatakan kondisi F saat ini semakin membaik secara fisik dan mental. Aktivitas F selama di rumah aman selalu dipantau.

"Ya korban sudah mulai tenang di rumah aman. Korban sudah mulai menyadari bahwa selama ini dia hanya dimanfaatkan oleh tersangka," ujar Arsya.

Arsya menjelaskan F terus tetap berada di rumah aman hingga kondisi fisik dan psikis pulih.

"Sedang dipulihkan kejiwaannya," ujar dia.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menemukan Wawan Gunawan (41), pembawa kabur gadis berinisial F, 13 tahun, asal Cengkareng, pada Jumat, 21 Agustus 2020 dini hari.

Teuku Arsya Khadafi mengemukakan penangkapan Wawan dilakukan di Sukabumi, Jawa Barat.

Tersangka Wawan Gunawan dan F melarikan diri ke Sukabumi dan menetap di rumah kerabat Wawan.

Lantaran berpindah-pindah tempat, penangkapan keduanya membutuhkan waktu cukup lama.

Wawan Gunawan memperdaya F yang telah melahirkan bayinya agar mau diajak kabur dan bertanggung jawab atas perbuatan korban.

"Modus dari pelaku, yaitu pertama memberikan perhatian sehingga korban percaya. Korban merasa pelaku memberi perhatian sehingga pada saat itu mau bersama-sama pelaku membawa motor milik orang tuanya, kemudian dibawa pergi pelaku dari rumahnya," ujar Arsya.

Wawan Gunawan dijerat Pasal 81 UURI no 17 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun.






KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

2 hari lalu

KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

Empat anak terduga pelaku pemerkosaan masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


KPAI Soroti Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Kejahatan Luar Biasa

3 hari lalu

KPAI Soroti Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Kejahatan Luar Biasa

Komisioner KPAI Ai Maryati Solihah menyoroti kasus remaja yang disekap dan dijadikan PSK.


Kebakaran 20 Lapak di Duri Kosambi Cengkareng, 16 Unit Mobil Pompa Dikerahkan

11 hari lalu

Kebakaran 20 Lapak di Duri Kosambi Cengkareng, 16 Unit Mobil Pompa Dikerahkan

Untuk mengendalikan kebakaran di lokasi seluas 600 meter persegi itu, PKP Jakarta Barat mengerahkan hingga 16 unit mobil pompa ditambah 80 personel.


BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir pada Warga Kembangan, Rawa Buaya, Cengkareng, Kapuk, dan Kamal

14 hari lalu

BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir pada Warga Kembangan, Rawa Buaya, Cengkareng, Kapuk, dan Kamal

BPBD DKI Jakarta meminta warga di bantaran sungai untuk mewaspadai potensi banjir karena Pos Pantau Angke Hulu berstatus siaga satu atau bahaya.


PKL Dekat Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Direlokasi Pemkot Jakbar, untuk Lokasi Wisata Religi

19 hari lalu

PKL Dekat Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Direlokasi Pemkot Jakbar, untuk Lokasi Wisata Religi

Kepala Satpol PP Cengkareng sebut lapak PKL dekat Masjid Raya Hasyim Asy'ari dibongkar karena berada di atas lahan pemerintah.


KPAI Sarankan Anak Ferdy Sambo Diasuh Keluarga Terdekat

28 hari lalu

KPAI Sarankan Anak Ferdy Sambo Diasuh Keluarga Terdekat

Sikap KPAI berbeda dengan Ketua LPAI Seto Mulyadi yang menginginkan anak bungsu Ferdy Sambo tetap diasuh ibunya, Putri Candrawathi.


Psikolog dan Pengajar untuk Anak Ferdy Sambo, Kak Seto: Sudah Siap Semua

32 hari lalu

Psikolog dan Pengajar untuk Anak Ferdy Sambo, Kak Seto: Sudah Siap Semua

Kak Seto menjelaskan sudah menyiapkan lembaga pendidikan informal ramah anak lengkap dengan pendidiknya bagi anak-anak Ferdy Sambo


Penembakan Bank di Cengkareng Masih Teka-teki, Polda Metro: Kami Cari Pelaku

32 hari lalu

Penembakan Bank di Cengkareng Masih Teka-teki, Polda Metro: Kami Cari Pelaku

Polda Metro Jaya mengungkapkan penembakan di bank di Cengkareng, Jakarta Barat, yang terjadi pada Kamis (18/8) dilakukan orang iseng.


Penembakan Bank di Jakarta Barat, Polda Metro Jaya Pastikan Motif Bukan Perampokan

33 hari lalu

Penembakan Bank di Jakarta Barat, Polda Metro Jaya Pastikan Motif Bukan Perampokan

Diduga kuat pelaku penembakan bank adalah orang iseng karena tidak ada korban maupun uang yang hilang dalam peristiwa itu.


Pelaku Penembakan Bank dan Toko di Cengkareng Pakai Pistol Kaliber 9 mm

33 hari lalu

Pelaku Penembakan Bank dan Toko di Cengkareng Pakai Pistol Kaliber 9 mm

Polisi belum berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan yang menyasar bank dan toko di kompleks ruko Cengkareng Kamis pekan lalu.