DPRD Minta DKI Cari Alternatif Selain Jalur Sepeda di Jalan Tol

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Warga mengayuh sepedanya saat melintas di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Untuk menyikapi maraknya penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi oleh masyarakat, Kementerian Perhubungan menyiapkan regulasi terkait keselamatan pesepeda yang meliputi pemantul cahaya bagi pesepeda, jalur sepeda, serta penggunaan alat keselamatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz meminta Dinas Perhubungan DKI untuk memilih alternatif selain jalan tol untuk dijadikan jalur sepeda sementara.

Aziz menyatakan jalur sepeda tersebut tidak harus diusulkan di jalan tol. "Saya kira masih ada alternatif lain, tempat yang lain, tidak mesti di jalan tol," ujar Aziz saat dihubungi, Kamis 27 Agustus 2020.

Aziz mengatakan jika alasan Dinas Perhubungan memilih jalan tol karena membutuhkan track yang panjang, maka masih ada pilihan jalan selain jalan tol. Dia memisalkan jalur panjang di jalan Kemayoran yang memungkinkan untuk dijadikan jalur sepeda termasuk untuk sepeda balap.

Selain itu kata Aziz, keamanan dan keselamatan jika ada jalur sepeda di jalan tol juga lebih berisiko dibanding jalur sepeda di jalan biasa. Dia mendesak Dinas Perhubungan memprioritaskan keselamatan warga.

Aziz menyatakan Komisi B akan meminta penjelasan Dinas Perhubungan terkait rencana jalur sepeda di tol. Komisi B tidak akan segan untuk meminta rencana itu dibatalkan jika tidak aman untuk masyarakat.

Aziz menyatakan sekarang pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian PUPR, jika nanti DKI mendapatkan izin maka Dinas Perhubungan harus memberi penjelasan terlebih dahulu.

"Tentu kami nanti akan panggil, kita akan evaluasi kalau tidak aman kita minta dibatalkan. Tapi kan ini baru usulan, belum juga tau apakah akan diizinkan oleh kementerian atau tidak," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menyatakan alasan mengusulkan salah satu jalan tol tepatnya di tol dalam kota Kebon Nanas karena memadai untuk pesepeda road bike atau sepeda balap.

Syafrin menyebutkan jika pesepeda road bike menggunakan jalur sepeda dengan pesepeda lainnya akan mengancam keselamatan.

"Para pesepeda khususnya yang komunitas road bike ini memiliki spesifikasi tersendiri, bersepeda dengan kecepatan tinggi kemudian berkelompok, jika ini difasilitasi bersamaan dengan warga lainnya itu akan tetap berpengaruh pada aspek keselamatan pengguna pesepeda lainnya," ujar Syafrin saat dihubungi, Rabu 26 Agustus 2020.

Menurut Syafrin lokasi yang memadai untuk pesepeda balap tersebut di jalan tol. Dia pun telah mengusulkan satu ruas sisi barat jalan tol dalam kota di Kebon Nanas ke Priok sepanjang 10-12 kilometer. Jalur tersebut direncanakan hanya dibuka pada hari Minggu dari pukul 06.00-09.00 WIB.

Syafrin menyatakan untuk keselamatan dan keamanan pesepeda di jalur tersebut akan diberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup ruas jalan tol tersebut. Selain itu di sepanjang jalur sepeda itu juga akan dipasang cone pembatas.






Ketua DPD Gerindra DKI Riza Patria Terima Pengunduran Diri Mohamad Taufik

1 hari lalu

Ketua DPD Gerindra DKI Riza Patria Terima Pengunduran Diri Mohamad Taufik

Ketua DPD Gerindra DKI Riza Patria mengatakan Mohamad Taufik mundur karena ingin fokus menjalani pengobatan.


Taufik Mundur dari Gerindra dan DPRD DKI, Riza Patria: Sakit Kanker Paru Menjalar ke Kaki

1 hari lalu

Taufik Mundur dari Gerindra dan DPRD DKI, Riza Patria: Sakit Kanker Paru Menjalar ke Kaki

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan telah menerima surat pengunduran diri Mohamad Taufik.


Kenaikan Tarif Jalan Tol Diumumkan Besok, Ada Puluhan Tol?

1 hari lalu

Kenaikan Tarif Jalan Tol Diumumkan Besok, Ada Puluhan Tol?

PUPR melaporkan progres penyesuaian tarif tol baru masih menunggu amandemen Penandatanganan Amandemen Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) diteken.


DPRD DKI Soroti Rendahnya Realisasi Pendapatan Pajak, Pendapatan Jakarta Jauh dari Target

1 hari lalu

DPRD DKI Soroti Rendahnya Realisasi Pendapatan Pajak, Pendapatan Jakarta Jauh dari Target

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta diminta memaksimalkan pemungutan pajak daerah pada triwulan terakhir.


Waskita: Volume Lalu Lintas di Tol Becakayu Naik 42 Persen Setelah 3 Akses Baru Dibuka

2 hari lalu

Waskita: Volume Lalu Lintas di Tol Becakayu Naik 42 Persen Setelah 3 Akses Baru Dibuka

Volume lalu-lintas harian di Tol Becakayu pada 3 Oktober 2022 menembus 27 ribu kendaraan.


Bapenda DKI Buka Lowongan Kerja Posisi Regional Manager, Cek Syaratnya

2 hari lalu

Bapenda DKI Buka Lowongan Kerja Posisi Regional Manager, Cek Syaratnya

Bapenda DKI Jakarta saat ini tengah membuka lowongan kerja Tenaga Ahli Pemetaan untuk posisi Regional Manager.


Wagub Riza Patria Bakal Panggil Manajemen Transjakarta soal Halte Bundaran HI

3 hari lalu

Wagub Riza Patria Bakal Panggil Manajemen Transjakarta soal Halte Bundaran HI

Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI yang dinilai mengganggu cagar budaya Patung Selamat Datang.


Lengser dari DKI 1, Anies Baswedan Minta Doa Husnul Khotimah

4 hari lalu

Lengser dari DKI 1, Anies Baswedan Minta Doa Husnul Khotimah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, dirinya akan tetap di Ibu Kota pasca lengser dari jabatannya di DKI 1.


Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

4 hari lalu

Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

Penggunaan sistem transaksi digital di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta terus tumbuh dan kini telah mencapai 3,9 juta pedagang.


Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-CIkampek Berlangsung hingga Pekan Depan

5 hari lalu

Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-CIkampek Berlangsung hingga Pekan Depan

Terdapat 3 pekerjaan rekonstruksi rigid dan perbaikan 2 jembatan di Tol Jakarta-Cikampek yang diperkirakan rampung seluruhnya pada Ahad depan.