Pemerintah DKI Buka Lowongan Kerja Kesehatan, Simak Tenaga yang Dibutuhkan

Ilustrasi pria sedang diperiksa dokter. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta membuka lowongan kerja tenaga kesehatan untuk penanggulangan wabah Covid 19. Mulai dari tenaga kontrak hingga dokter spesialis. 

"Dalam rapat terakhir dengan  Pak Gubernur kami semua sepakat perlu ada penambahan tenaga medis," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza di Balai Kota, Kamis 27 Agustus 2020.

Pendaftaran dibuka sampai 30 Agustus dengan mengisi formulir pendaftaran di tautan http://bkddki.jakarta.go.id.

Pemerintah DKI sedang menghitung jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan. "Dinas Kesehatan yang lebih tahu persisnya berapa.” Dinas membutuhkan tenaga sukarelawan, tenaga kontrak, dan professional.

Berdasarkan surat Sekretaris Daerah nomor 18 tahun 2020 tentang rekrutmen tenaga kesehatan profesional dalam penanggulangan Covid 19 di lingkungan Pemerintah DKI terdapat 13 lowongan yang dibutuhkan yaitu dokter spesialis paru, spesialis penyakit dalam, spesialis anestesi, spesialis anak, dokter spesialis obgyn, dokter umum, perawat, perawat IPCN dan Bidan.

Ada lowongan tenaga penunjang kesehatan yaitu pranata laboratorium dan radiografer. Juga tenaga penunjang yaitu surveilans penyuluh kesehatan.






Dokter Tanzania Tewas di Uganda, Korban Nakes Pertama karena Ebola

21 jam lalu

Dokter Tanzania Tewas di Uganda, Korban Nakes Pertama karena Ebola

Seorang dokter asal Tanzania yang bertugas di Uganda meninggal dunia akibat terinfeksi Ebola


Terpopuler Bisnis: Fakta-fakta Penarikan Mie Sedaap hingga Syarat Lowongan Kerja di Kedubes AS

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Fakta-fakta Penarikan Mie Sedaap hingga Syarat Lowongan Kerja di Kedubes AS

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu, 1 Oktober 2022 antara lain fakta-fakta penarikan Mie Sedaap dari peredaran di supermarket Hon


Lowongan Kerja di Kedubes AS untuk Lulusan SMA hingga S1, Cek Syarat dan Ketentuannya

1 hari lalu

Lowongan Kerja di Kedubes AS untuk Lulusan SMA hingga S1, Cek Syarat dan Ketentuannya

Dikutip dari laman resmi Kedubes AS di Indonesia, lowongan kerja dibuka hingga akhir Oktober 2022 untuk penempatan Jakarta dan Surabaya.


Terkini Bisnis: Lowongan Kerja di Kedubes AS Tawarkan Gaji Ratusan Juta, Harga Pertamax Turun

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Lowongan Kerja di Kedubes AS Tawarkan Gaji Ratusan Juta, Harga Pertamax Turun

Berita terkini bisnis hingga Sabtu siang, 1 Oktober 2022, dimulai dari lowongan kerja di Kedubes AS untuk ditempatkan di Jakarta dan Surabaya.


Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

1 hari lalu

Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) untuk Indonesia membuka lowongan kerja sebanyak 13 posisi.


PT Kereta Cepat Indonesia China Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA, SMK, D3 hingga S1

1 hari lalu

PT Kereta Cepat Indonesia China Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA, SMK, D3 hingga S1

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membuka lowongan kerja untuk sejumlah posisi untuk lulusan SMA/SMK hingga S1. Apa saja syaratnya?


Kedubes AS di RI Kembali Buka Lowongan Kerja, Gaji Sampai Rp 745 Juta per Tahun

1 hari lalu

Kedubes AS di RI Kembali Buka Lowongan Kerja, Gaji Sampai Rp 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat atau Kedubes AS kembali membuka berbagai lowongan pekerjaan.


BUMN Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Pegawai Kontrak, Simak Syaratnya

2 hari lalu

BUMN Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Pegawai Kontrak, Simak Syaratnya

BUMN ini menawarkan kesempatan kerja untuk posisi pegawai tidak tetap (PTT) atau kontrak di divisi human resource information system.


BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja untuk Banyak Posisi, Cek Syaratnya

2 hari lalu

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja untuk Banyak Posisi, Cek Syaratnya

BPJS Kesehatan membuka lowongan kerja penuh waktu atau full time.


5 Fakta Pulau Reklamasi di Era Anies Baswedan

3 hari lalu

5 Fakta Pulau Reklamasi di Era Anies Baswedan

Anies Baswedan tak bisa mencabut izin pulau reklamasi di tiga pulau yang kadung dibangun. Ketiganya adalah pulau C, D, G yang sempat disegel Anies.