9 Ribu Titik Jakwifi Ditargetkan Terpasang dalam 2 Bulan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang browsing internet. Pixabay.com

    Ilustrasi wanita sedang browsing internet. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan 9 ribu titik internet gratis atau Jakwifi dalam waktu dua bulan.

    "Ini adalah program inisiasi dari Pemprov untuk penyediaan perluasan akses internet secara free," ujar Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania.

    Baca: Anies Baswedan Luncurkan Jakwifi, Internet Gratis untuk Warga DKI

    Atika menuturkan program pemasangan internet gratis ini terdapat tiga skema. Pertama adalah internet yang disediakan pemerintah. Saat ini, Pemerintah DKI telah memiliki 2.691 titik akses yang masih bisa diperluas.

    "Satu titik minimum paling tidak bisa digunakan oleh 50 pengguna secara bersamaan dan maksimal."

    Skema kedua adalah dengan menyediakan 1.200 titik akses internet baru di kawasan pemukiman padat dan kumuh. Sedangkan, skema terakhir adalah kerja sama dari tanggung jawab sosial dari perusahaan di DKI.

    Asosiasi penyelenggara jaringan telekomunikasi atau APJATEL telah menyumbang 50 titik wifi gratis. Selain itu, pemerintah juga berkata dengan Bali Tower memberikan 6 ribu titik akses internet gratis baik di dalam maupun di luar ruangan.

    "Intinya kami menginginkan akses yang dilakukan secara merata di seluruh provinsi dan targetnya dalam dua bulan 9 ribu titik (Jakwifi) sudah bisa dinikmati masyarakat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.