Kasus Polsek Ciracas, Panglima TNI: Kecelakaan Tunggal, Bukan Pengeroyokan

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa (kiri) dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (kanan) berfoto bersama perwakilan perwira usai pelantikan Perwira Prajurit Karier TNI tahun 2020 di Mabes TNI Cilangkap, Kamis 16 Juli 2020. Sebanyak 208 Perwira Prajurit Karier TNI yang dilantik terdiri dari Matra Darat 115 personel, Matra Laut 40 personel, dan Matra Udara 53 personel. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

TEMPO.CO, Jakarta -Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan akan menindak tegas prajuritnya yang terlibat dalam perusakan di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari, 29 Agustus 2020.

Dalam keterangan tertulisnya, Hadi menyebut telah memerintahkan Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman untuk mendalami peristiwa perusakan yang terjadi di Pasar Rebo dan Ciracas itu. 

Menurut Hadi, fakta bahwa luka yang dialami oleh Prada M. Ilham akibat kecelakaan tunggal, bukan pengeroyokan, merupakan titik awal pendalaman. Ia mengatakan Pangdam Jaya telah memeriksa sejumlah prajuritnya sebagai saksi.

“Di antaranya adalah 12 orang yang sudah diperiksa dan tadi pagi 3 orang sudah mengakui melakukan perusakan sepeda motor dan kendaraan,” ujar Hadi dalam keterangan tertulis pada Ahad, 30 Agustus 2020. 

Hadi menjelaskan pihak Pomdam Jaya telah memperoleh data kamera pengintai alias CCTV, baik yang menggambarkan kecelakaan tunggal Prada Ilham maupun perusakan di Polsek Ciracas. Dalam rekaman CCTV perusakan, kata Hadi, terlihat ada sepeda motor dengan 2 orang yang diduga kuat melakukan perusakan.

Baca juga: Penyerangan Polsek Ciracas, TNI AD Periksa Lagi 19 Prajurit

“Sementara itu 27 orang yang ada di Handphone prajurit TNI juga akan terus dilakukan pemeriksaan,” ucap dia.

Diketahui peristiwa kecelakaan yang dialami Prada Ilham menjadi awal mula perusakan Markas Polsek Ciracas oleh sekitar 100 orang tak dikenal pada Sabtu dini hari, 29 Agustus 2020. Gerombolan orang itu membakar satu unit mobil dinas Wakil Kepala Polsek Ciracas dan satu unit bus operasional yang terparkir di lingkungan Polsek. Kerusakan juga tampak pada sejumlah kaca ruang pelayanan, papan nama serta pagar Mapolsek yang roboh.

Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjelaskan, perusakan Polsek Ciracas dan sejumlah fasilitas umum di wilayah Jakarta Timur itu dipicu provokasi oleh oknum anggota TNI berinisial MI kepada rekan seangkatan.

"Dari telepon genggam Prada MI ditemukan yang bersangkutan menginformasikan ke angkatan 2017 mengaku dikeroyok, ditelepon seniornya bilang dikeroyok," ujar Dudung dalam konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap kemarin.

Namun saat pernyataan anggota dari Satuan Direktorat Hukum Angkatan Darat itu dicocokkan dengan pernyataan sembilan saksi dari warga sipil, ternyata MI telah berbohong. Menurut Dudung, kronologi yang sebenarnya terjadi adalah MI mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di sekitar Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya di dekat pertigaan lampu merah Arundina.






Kekerasan Aparat TNI di Stadion Kanjuruhan, Jenderal Andika Perkasa: Penyelidikan Tuntas Besok

2 jam lalu

Kekerasan Aparat TNI di Stadion Kanjuruhan, Jenderal Andika Perkasa: Penyelidikan Tuntas Besok

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji segera menyelesaikan kasus kekerasan anak buahnya saat terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.


Mahfud Md Minta Jenderal Andika Perkasa Usut Tindakan Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan

3 jam lalu

Mahfud Md Minta Jenderal Andika Perkasa Usut Tindakan Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan

Mahfud Md meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menindak anggotanya yang bertindak di luar kewenangan saat tragedi Kanjuruhan.


Fortuner Kecelakaan Tragis di Kupang, Begini Awalnya

22 jam lalu

Fortuner Kecelakaan Tragis di Kupang, Begini Awalnya

SUV Toyota Fortuner hitam itu hilang kendali kira-kira 100 meter setelah melewati Hotel Debitos, Jalan Frans Seda, Kota Kupang, yang sedikit menurun.


Dudung Abdurachman Bantah Berseteru dengan Andika Perkasa, Cuma Beda Pendapat

1 hari lalu

Dudung Abdurachman Bantah Berseteru dengan Andika Perkasa, Cuma Beda Pendapat

Andika Perkasa menyatakan hubungannya dengan Dudung Abdurachman juga tidak ada masalah.


Penurunan Syarat Tinggi Badan Diprediksi Tingkatkan Pendaftar Calon Taruna TNI

3 hari lalu

Penurunan Syarat Tinggi Badan Diprediksi Tingkatkan Pendaftar Calon Taruna TNI

Di aturan baru, tinggi badan calon taruna laki-laki turun menjadi 160 sentimeter, dan 155 sentimeter bagi calon taruna perempuan.


Apa Saja Perubahan Syarat Anggota TNI Terbaru dari Panglima TNI Andika Perkasa?

3 hari lalu

Apa Saja Perubahan Syarat Anggota TNI Terbaru dari Panglima TNI Andika Perkasa?

Panglima TNI Andika Perkasa menetapkan beberapa syarat masuk Akmil dan anggota TNI ada perbedaan dari sebelumnya. Apa saja?


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

3 hari lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Taruna, Moeldoko: Prajurit untuk Perang, Bukan Berbaris

4 hari lalu

Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Taruna, Moeldoko: Prajurit untuk Perang, Bukan Berbaris

Moeldoko mendukung langkah Panglima TNi Jenderal Andika Perkasa yang mengubah batas minimal tinggi tubuh calon taruna dan taruni Akmil.


Inilah Syarat Tinggi Badan dan Usia Calon Taruna Terbaru setelah Direvisi

5 hari lalu

Inilah Syarat Tinggi Badan dan Usia Calon Taruna Terbaru setelah Direvisi

Selain tinggi badan, Panglima TNI Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mervisi batas usia calon taruna.


DPR Setujui Anggaran Kementerian Pertahanan Rp 134 Triliun

6 hari lalu

DPR Setujui Anggaran Kementerian Pertahanan Rp 134 Triliun

DPR menyetujui anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2023 sebesar Rp 134 triliun dari usulan sebelumnya mencapai Rp 319 Triliun