Pro dan Kontra Penduduk Soal Jam Malam Kota Bogor

Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Sabtu malam, 29 Agustus 2020, ketika petugas Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP menyatroni “tempat tidurnya”, emperan mini market di Kota Bogor, Abdurahman, 70 tahun, tak bisa berbuat apa-apa. Semula, juru parkir itu menduga hendak diminta pindah tidur di tempat lain, namun ternyata diberi penyuluhan sehubungan dengan diberlakukannya jam malam.

“Ditatar untuk tidak tidur di emperan, kalau tidak akan ditangkap,” kata dia saat ditemui di "tempat tidurnya" di Kota Bogor, Selasa 1 September 2020.

Pemerintah Kota Bogor menerapkan jam malam setelah Kota Hujan ditetapkan menjadi zona merah Covid-19 oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis 27 Agustus 2020. “Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Bogor berdasarkan hasil musyawarah, telah memutuskan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas selama dua pekan, mulai Sabtu,” kata Wali Kota Bogor Arya di Balai Kota Bogor, Jumat, 28 Agustus 2020. 

Unit usaha hanya boleh beroperasi hinggga pukul 18.00, aktifitas warga di luar rumah hanya diizinkan sampai pukul 21.00.

Dengan diberlakukannya jam malam, Rahman harus mengakali aturan itu agar ia tetap bisa tidur di emperan. “Saya tidur di emperan tapi agak masuk gang yang mobil (Dinas Sosial atau Satpol PP) enggak bisa masuk.”

Kucing-kucingan dengan petugas pemerintah kota terpaksa dilakukannya karena Rahman tak punya rumah di Bogor. Sebelum tidur di emperan toko, ia tidur di stasiun. 

Jam malam merepotkan Rahmat Suryana, pengojek online. Sebenarnya, ia setuju dengan kebijakan itu. “Ada bagusnya (kebijakan jam malam) untuk mengurangi penularan,” kata lelaki paruh baya itu ketika ditemui Tempo Selasa 1 September 2020.

Hanya saja, Rahmat mengatakan kebijakan itu mengurangi penghasilannya. “Kalau tutup sore-sore ya orderan semakin berkurang.”

Sebelum ada jam malam saja, order penumpang lelaki paruh baya ini sudah seret. Dalam empat bulan ia hanya empat kali mendapat order perjalanan dengan penumpang. “Yang banyak order makanan,” kata dia.

Akan halnya Wahyu, 25 tahun, pedagang es krim durian, setuju dengan penerapan jam malam. Menurut dia, dengan meminimalisir tempat nongkrong, penyebaran Covid-19 bisa terkendali. “Kalau malam kan waktunya nongkrong, khawatir penyebarannya makin banyak.”


RAFI ABIYYU | ENDRI KURNIAWATI






Proyek Mobil Listrik Pemkot Bogor Senilai Rp 1,8 Miliar Tahun Ini

3 hari lalu

Proyek Mobil Listrik Pemkot Bogor Senilai Rp 1,8 Miliar Tahun Ini

Anggaran Rp 1,8 miliar tersebut untuk membeli dua mobil listrik untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dan lima sepeda motor listrik.


Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

7 hari lalu

Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

Pemerintah Kota Jakarta Utara meningkatkan pengawasan tempat usaha hiburan tidak berizin dengan menggelar patroli keliling di lokasi prostitusi.


Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

8 hari lalu

Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

Pemprov DKI memindahkan PKL yang biasa berdagang di Kota Tua ke lokasi binaan di Taman Kota Intan


Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Pengadaan Mobil Listrik

14 hari lalu

Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Pengadaan Mobil Listrik

Pemkot Bogor akan menyiapkan peraturan wali kota sebagai dasar hukum pengadaan mobil listrik. Menindaklanjuti inpres Jokowi.


Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

14 hari lalu

Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

Polresta Bogor terus memantau akun media sosial kelompok-kelompok remaja yang suka tawuran. Bikin janji tawuran di media sosial.


Dua Kelompok Remaja di Bogor Tawuran, Janjian di Medsos Tentukan Waktu dan Lokasi Tawur

14 hari lalu

Dua Kelompok Remaja di Bogor Tawuran, Janjian di Medsos Tentukan Waktu dan Lokasi Tawur

Polresta Bogor telah menangkap 18 remaja dari dua kelompok yang terlibat tawuran. Enam orang jadi tersangka. Banyak yang masih berusia 13-14 tahun.


Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

14 hari lalu

Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

Semua lapak dan bangunan liar itu dibongkar karena berdiri di atas lahan irigasi milik Perum Jasa Tirta.


Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

17 hari lalu

Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

Satpol PP Utan Kayu Utara menyisir ranjau paku di Jalan Ahmad Yani Matraman setelah ada laporan warga di JAKI.


Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

19 hari lalu

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

Ketua DPRD Kota Bogor mengusulkan agar anggaran IKN dan kereta cepat dialihkan untuk menurunkan harga BBM. Pembelian BLT dinilai tak tepat sasaran.


Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

22 hari lalu

Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

Sejumlah personel Satpol PP berjaga-jaga di lokasi jalur pedestrian Kota Tua Jakarta setelah viral video pengendara motor jatuh terpeleset.