Jakarta Pusat Telah Perbaiki 2.495 Titik Jalan Rusak di Jakarta Pusat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan rusak. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ilustrasi jalan rusak. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat telah memperbaiki sebanyak 2.495 titik jalan rusak selama periode Januari-Agustus 2020, tersebar di delapan kecamatan.

    "Kita sudah perbaiki 2.495 titik jalan rusak di Jakarta Pusat. Paling banyak itu Februari sebanyak 908 titik," kata Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Yudha Catur Suhartanto, saat dihubungi, di Jakarta, Jumat, 4 September 2020.

    Baca: Warga Muara Gembong Bekasi Minta Perbaikan Jalan Rusak

    Catur mengatakan pada bulan Januari telah memperbaiki 333 titik jalan rusak, lalu pada Maret 619 titik dan April 389 titik.

    Pada Mei terdapat 246 titik telah diperbaiki, lalu pada Juni terdapat 188 titik, Juli terdapat 49 titik dan Agustus terdapat 54 titik.

    Yudha mengatakan khusus Agustus 2020, jalan rusak yang sudah diperbaiki adalah 7 titik jalan rusak di Kecamatan Menteng, 6 titik di Kecamatan Sawah Besar, 4 titik di Kecamatan Cempaka Putih, 23 titik di Kecamatan Tanah Abang, 12 titik di Kecamatan Gambir dan 2 titik di Kecamatan Senen.

    "Kita masih menyisir terus jalan-jalan rusak di wilayah Jakarta Pusat, agar tidak membahayakan bagi pengguna jalan," ujar Yudha.

    Rata-rata waktu pengerjaan untuk perbaikan jalan rusak itu berlangsung selama satu hingga dua hari dengan menggunakan bahan baku aspal dan dikerjakan menggunakan metode "cold mix" dan "hot mix".

    "Kita juga imbau agar para petugas menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) saat bekerja dalam perbaikan jalan rusak,"ujar Yudha.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?