Jumlah Penumpang di Terminal Pulogadung Turun Drastis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Terminal Pulogadung Jakarta Timur mengalami penurunan penumpang cukup drastis pada Lebaran tahun ini. Hal ini diakui Wakil komandan regu terminal, Wardikan saat meninjau kondisi terminal Rabu sore (1/10). "Hari ini banyak bus yang berangkat ke daerah, meski penumpangnya di bawah 10 orang," kata Wardikan kepada Tempo. Pengemudi, ujarnya, mengeluhkan jumlah penumpang yang sedikit. Bahkan ada bus yang sejak dua hari parkir di teminal dan belum mendapatkan penumpang.Penurunan drastis jumlah penumpang dirasakan sejak Selasa (30/9). Hari itu penumpang 1.288 orang.Sehari sebelumnya, penumpang mencapai 6.287 orang. Sedangkan hari ini sampai pukul 17.30 hanya 648 penumpang. Menurut Wardikan, jumlah penumpang tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Jumlah penumpang pada Lebaran 2007, mencapai 16.392 pada H-2, 6.073 pada H-1, dan 4.946 pada saat Lebaran.Jumlah penumpang yang turun drastis, Wardikan menjelaskan, untuk jurusan Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Kondisi ini membuat bus-bus lebih banyak melayani penumpang jarak tidak terlalu jauh seperti kota-kota di Jawa Barat, dan sebagian kota di Jawa Tengah seperti Tegal, Purwokerto, dan Semarang.Dari pantauan Tempo , Terminal Pulogandung cukup sepi. Hanya beberapa penumpang yang menunggu jam pemberangkatan. Bahkan ruang tunggu dekat kantor terminal lowong. Menurut data dari pihak terminal, sampai sore ini bus yang berangkat dari terminal ada 43 unit, dan bus yang baru masuk berjumlah 32 unit. Penurunan jumlah penumpang sudah diduga oleh Kepala Terminal, Pardjiman. Penyebabnya, karena banyaknya mudik gratis oleh partai politik. Situasi seperti ini juga terjadi pada 2004 menjelang pemilu.Akbar Tri Kurniawan

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.